Microsoft Store Hapus Instagram untuk Windows 10 Mobile

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 16 Apr 2018 09:25 WIB
microsoft
Microsoft Store Hapus Instagram untuk Windows 10 Mobile
Microsoft menghapus opsi instal untuk aplikasi Instagram pada perangkat Windows 10 Mobile.

Jakarta: Microsoft menghapus aplikasi Instagram pada perangkat pengguna sistem operasi Windows 10 Mobile. Namun, pengguna perangkat masih dapat mengakses Instagram melalui versi desktop Windows 10.

Alih-alih aplikasi, pengguna Windows 10 Mobile dapat mencoba situs versi mobile Instagram pada Edge, yaitu Instagram.com. Situs mobile ini akan memungkinkan pengguna menggunakan filter, mengunggah foto, mengunggah Stories, dan sebagainya.

Selama pengguna perangkat Windows 10 tidak keberatan kehilangan kenyamanan menggunakan aplikasi, hal tersebut dinilai tidak akan menimbulkan permasalahan berarti. Ironisnya, pengguna Windows Phone harus menanti selama enam tahun untuk dapat menikmati kemampuan yang ditawarkan aplikasi ini.

Facebook, perusahaan yang kini memiliki Instagram, tidak berpikir bahwa pangsa pasar lemah yang dimiliki platform ini layak dikembangkan untuk aplikasi Instagram. Saat konsumen mengeluhkan jeda aplikasi sebagai alasan untuk tidak membeli perangkat Windows Phone, Instagram menjadi salah satu aplikasi yang mereka disebutkan.

Namun pada bulan Maret 2016 lalu, versi beta dari Instagram untuk Windows Phone akhirnya muncul, meski terbatas untuk pengguna Windows 10 Mobile. Dan kini, aplikasi tersebut tidak lagi tersedia untuk sistem operasi versi mobile milik Microsoft tersebut.

Sebelumnya, mantan Direktur Senior untuk Windows Phone Brandon Watson menyalahkan kegagalan Windows Phone kepada operator dan produsen ponsel.

Watson menyebut platform yang pernah dinaunginya tersebut tidak mendapatkan dukungan terbaik dari operator dan produsen smartphone, dan hampir selalu diabaikan.

Sementara itu, Microsoft mengumumkan tim BeeHive Drone asal Indonesia berhasil masuk dalam daftar tujuh finalis yang berhasil menjuarai final regional Asia Pasifik Imagine Cup 2018.

Keberhasilan ini turut membuat Indonesia bisa tampil di final dunia Imagine Cup 2018 yang akan diadakan di Seattle, Amerika Serikat bulan Juli mendatang.

Microsoft juga mengumumkan bahwa mereka akan menanamkan investasi USD5 miliar (Rp68,8 triliun) untuk mengembangkan produk, layanan dan program Internet of Things (IoT) dalam waktu empat tahun ke depan.

Pengumuman ini muncul satu minggu setelah Microsoft melakukan perombakan organisasi sehingga mereka akan lebih fokus pada produk dan layanan "cloud cerdas" Windows.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.