Opera Siapkan Dompet Uang Kripto di Peramban PC

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 09 Aug 2018 10:28 WIB
Opera Siapkan Dompet Uang Kripto di Peramban PC
Aplikasi Opera.

Jakarta: Layanan peramban internet Opera bahkan berencana menghadirkan layanan dompet (wallet) uang kripto langsung di aplikasi versi PC.

Opera bakal menjadi peramban internet pertama yang menyediakan fitur tersebut, dan bukan menggandeng pihak ketiga justru Opera akan mengelola langsung layanan dompet uang kripto.

Dikutip dari The Next Web, layanan yang akan dirilis Opera ini sebetulnya sudah hadir lebih dulu untuk aplikasi perambat internet mobile di smartphone pada bulan Juni lalu dan kini akan diintergrasikan dengan aplikasi versi PC.

Meskipun nantinya transaksi di peramban internet di PC atau desktop dilakukan, semua proses konfirmasi akan tetap dilakukan lewat aplikasi Opera di smartphone. Alasannya karena mereka memanfaatkan sensor pemindai sidik jari untuk merekam biometrik pengguna.

Biometrik ini nantinya sebagai kunci konfirmasi, ketimbang menggunakan kunci berupa kata atau kalimat yang lebih mudah dilupakan serta kurang aman.

Perlu diketahui bahwa layanan dompet uang kripto ini tersimpan langsung di smartphone pengguna dan tidak disimpan di server lain yang rawan pencurian, seperti kasus pembobolan layanan uang kripto yang sudah terjadi di berbagai belahan dunia.

Di satu sisi, teknologi ini juga menyimpan celah keamanan, apabila suatu hari Anda kehilangan smartphone, dipastikan seluruh aset Anda akan hilang tanpa tersisa.

Disadari kehadiran fitur dompet uang kripto adalah salah satu cara Opera untuk ikut mengadopsi teknologi terkini. Kehadiran fitur ini juga menjadi daya tarik bagi Opera sebagai peramban internet untuk semakin populer khususnya dikalangan pelaku bisnis uang kripto.
(MMI)

Vivo V11 Pro, Berani Kasih Spesifikasi Sesuai Harga
Review Gadget

Vivo V11 Pro, Berani Kasih Spesifikasi Sesuai Harga

6 hours Ago

Vivo V11 Pro sebagai smartphone segmen menengah memberikan RAM 6GB dan kamera depan 24MP.…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.