GK-Plug and Play Indonesia Umumkan Penambahan Vertikal Startup

Mohammad Mamduh    •    Rabu, 25 Apr 2018 16:41 WIB
startup
GK-Plug and Play Indonesia Umumkan Penambahan Vertikal Startup
Wesley Harjono, President Director GK-PnP Indonesia.

Jakarta: GK-Plug and Play (GK-PnP) Indonesia mengumumkan penambahan vertikal baru serta peluang bagi startup yang sudah matang pada penerimaan startup batch 3 yang akan datang.

Sebelumnya, GK-PnP Indonesia hanya memfokuskan diri pada seed-stage startup yang berbasis Mobile dan Fintech. Pada penerimaan batch 3 yang akan datang, startup accelerator Silicon Valley ini mengumumkan penerimaan startup dari vertikal Fintech, Internet of Things (IoT), Mobility, Food & Agriculture Tech (AgTech), dan sustainability.
 
“Setelah tren startup e-commerce, transportasi, dan fintech beberapa waktu lalu, kami melihat akan ada penambahan tren dibidang IoT, Mobility, Food & AgTech, dan Sustainability. Startup fintech masih akan menjadi tren, begitu juga dengan transportasi," tutur Wesley Harjono, President Director GK-PnP Indonesia.

"Hanya saja untuk bidang transportasi, ranahnya akan menjadi lebih luas lagi, bukan sekedar memindahkan orang dari satu tempat ke tempat lain, namun kemudahan dan tingkat kenyamanan dalam memindahkan suatu barang ataupun jasa dalam bentuk pendekatan holistik.” 
 
Selain penambahan vertikal, GK-PnP Indonesia juga mengumumkan penerimaan startup di berbagai level di dalam programnya. Jika sebelumnya startup yang diterima terbatas pada seed-stage, kali ini Wesley mengonfirmasi kemungkinan startup pada tingkat lanjutan untuk bergabung dalam naungan GK-PnP Indonesia.

“Disamping membantu startup seed-stage, kami juga membuka pintu kepada later stage startup. Untuk startup di tingkat lanjutan, yang kami kedepankan lebih dari sekedar funding, namun pendampingan serta koneksi ke korporasi dan pemerintah,” tambah Wesley.

Saat ini, GK-PnP Indonesia juga telah mengumumkan pembukaan registrasi untuk angkatan ketiganya. Startup-startup yang tertarik dapat mendaftarkan diri melalui website resmi GK-PnP Indonesia sebelum 30 April 2018.

Hingga saat ini GK-PnP Indonesia telah menaungi 20 startup di Indonesia melalui program akselerasi yang rutin diadakan dua gelombang setiap tahunnya. Saat ini, program akselerasi angkatan kedua GK-PnP Indonesia sedang berjalan dan dijadwalkan selesai pada April ini.

Pada 27 April nanti, GK-PnP Indonesia akan mengadakan kelulusan untuk kesebelas startup yang tergabung dalam angkatan keduanya di XXI Ballroom, Djakarta Theatre. Kali ini, event bergengsi yang akan dihadiri oleh ratusan tamu VVIP mulai dari C-Level Executive dari corporates, investor, dan media ini juga dibuka untuk publik yang sudah melakukan reservasi.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.