Komputer Bermasalah, Maskapai Penerbangan tak Punya Pilot Saat Libur Natal

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 30 Nov 2017 17:42 WIB
teknologi
Komputer Bermasalah, Maskapai Penerbangan tak Punya Pilot Saat Libur Natal
Ilustrasi. (Wikimedia Commons)

Jakarta: Kesalahan komputer membuat semua pilot American Airlines mengambil libur selama satu minggu sekitar Hari Natal. Kesalahan ini membuat ribuan pesawat tidak dapat terbang dalam salah satu minggu paling sibuk itu.

Mengutip persatuan pilot, Reuters melaporkan bahwa lebih dari 15 ribu pesawat tidak memiliki pilot untuk terbang pada bulan Desember.

"Pada hari Jumat, manajemen mengumumkan ada masalah dengan sistem penjadwalan pilot," kata Allied Pilots Association (APA) dalam sebuah pernyataan resmi.

"Hasilnya, ada ribuan penerbangan yang tidak memiliki pilot untuk melayani penumpang saat liburan mendatang." Kesalahan ini ada dalam sistem yang menugaskan pilot berdasarkan tingkat senioritas. "Pada dasarnya, ada krisis kekurangan pilot," kata juru bicara APA Dennis Tajer.

Menurut laporan The Verge, American Airlines menyebutkan bahwa mereka sedang berusaha menyelesaikan masalah ini. Satu solusi yang mungkin mereka aplikasikan adalah menawarkan gaji ekstra untuk pilot.

Maskapai penerbangan tersebut juga mengirimkan email pada para pekerjanya, menawarkan pembayaran 1,5 kali lebih besar jika mereka bersedia mengisi kekosongan yang ada. 

Namun, APA memprotes, menyebutkan bahwa pembatasan atas pembayaran waktu lembur merupakan pelanggaran atas kontrak. Mereka juga mengklaim, American Airlines belum mencoba menghubungi mereka untuk mencari solusi bersama. 

Sementara itu, juru bicara American Airlines menyebutkan mereka masih berusaha mencari penyelesaian dari masalah ini, dan berharap tidak ada penumpangnya yang membatalkan tiket yang telah mereka beli.

"Kami memiliki pilot cadangan yang akan menerbangkan pesawat pada bulan Desember dan kami akan membayar pilot yang mau terbang seharga 150 persen dari bayaran per jam mereka -- bayaran maksimal yang bisa kami berikan sesuai dengan kontrak," kata juru bicara American Airlines. 


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.