13 Emoji Baru dari Apple Wakili Penyandang Disabilitas

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 26 Mar 2018 11:12 WIB
apple
13 Emoji Baru dari Apple Wakili Penyandang Disabilitas
Apple mengajukan 13 emoji baru, dinilai mampu mewakili penyandang disabilitas dengan lebih baik.

Jakarta: Apple tengah mengajukan desain emoji baru kepada Unicode Consortium, dinilai mampu mewakili penyandang disabilitas dengan lebih baik. Emoji tersebut menampilkan gambar alat pendengaran, pemandu, dan karakter individu dengan disabilitas.

Pada pengajuannya, Apple menuliskan bahwa, "perusahaannya meminta tambahan emoji untuk mewakili individu dengan keterbatasan dengan lebih baik. Saat ini, emoji menyediakan berbagai opsi, namun mereka kurang mampu mewakili pengalaman yang dialami oleh penyandang disabilitas tersebut."

Rangkaian emoji baru ini termasuk alat pendengaran, individu yang menggunakan tongkat bantuan atau kursi roda, anjing pemandu, dan lengan prostetik. Apple mengajukan sebanyak 13 emoji baru terkait dengan penyandang disabilitas, dan 45 termasuk dengan opsi warna kulit.

Apple menyebut bahwa emoji hanyalah langkah awalnya, mengindikasikan bahwa perusahaan berbasis di Cupertino, California tersebut berencana untuk menghadirkan lebih banyak emoji yang dapat diakses pengguna di masa mendatang.

Pertemuan Unicode Technical Commitee, ajang anggota mendiskusikan emoji ini, akan diselenggarakan pada bulan April mendatang. Jika disetujui, emoji ini akan masuk ke dalam daftar kandidat untuk Emoji 12.0, yang akan dirilis pada pertengahan tahun pertama tahun 2019.

Sementara itu, daftar emoji yang akan dirilis pada tahun ini dilaporkan telah lengkap, dan diperkirakan akan meluncur pada pendistribusian update untuk platform mobile besar Apple yang akan berlangsung pada pertengahan tahun kedua tahun 2018 ini.

Sebelumnya, CEO Apple Tim Cook menyebut konsumen membutuhkan perlindungan lebih baik, dan Apple telah mengkhawatirkan insiden yang melibatkan data personal konsumen yang diberikan tanpa benar-benar memahami cara penggunaan data tersebut.

Hal ini disampaikan Cook  pada ajang tahunan China Development Forum di Beijing, Tiongkok, sebagai tanggapan dari insiden kebocoran data yang dihimpun dari 50 juta pengguna Facebook dan digunakan oleh pihak tidak bertanggungjawab.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.