CES 2018

Gaet Paramount Pictures, Intel Ingin Garap Film VR

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 09 Jan 2018 13:55 WIB
intelces 2018
Gaet Paramount Pictures, Intel Ingin Garap Film VR
Intel mengumumkan kerja sama dengan Paramount Pictures. (GamesBeat / Dean Takahashi)

Jakarta: Intel bekerja sama dengan Paramount Pictures untuk mengeksplor cara memanfaatkan teknologi volumetric video buatan mereka.

Volumentric video adalah format video yang menampilkan gambar bergerak dari manusia dalam bentuk 3D, layaknya hologram. Dengan begitu, penonton bisa melihat video dari sudut manapun. 

Sebelum ini, Intel telah menggunakan teknologi tersebut untuk melakukan siaran langsung dan merekam video VR (Virtual Reality) dari pertandingan olahraga. Pengumuman ini Intel buat setelah mereka selesai membangun Intel Studios, studio sebesar 25 ribu kaki untuk mengambil video volumetric, lapor Venture Beat

Dalam konferensi pers sebelum CES, CEO Intel Brian Krzanich menunjukkan bagaimana para penonton bisa menikmati film VR dari sudut pandang yang berbeda-beda. Sebuah cuplikan pendek dari sebuah film koboi menjadi contoh.

Ditunjukkan pertarungan antara dua koboi. Penonton bisa melihat pertarungan itu melalui kamera yang berbeda. Penonton bahkan bisa melihat adegan tersebut dari sudut pandang sang kuda. 

Setelah demo tersebut, Krzanich mengajak CEO Paramount, Jim Gianopulos ke panggung untuk memberikan komentar tentang bagaimana film akan terlihat jika direkam dengan teknologi volumetric video

"Ketika Anda memberikan para pembuat film alat-alat seperti ini, imajinasi mereka tidak terbatas," kata Gianopulos.

"Kita punya pembuat film paling berbakat di dunia, tidak terbayangkan apa yang bisa mereka lakukan dengan teknologi ini."

Intel juga akan merekam Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Korea Selatan bulan depan menggunakan teknologi yang sama. 


(MMI)

Advan i6, Menjanjikan di Harga Rp1,5 Juta
Review Smartphone

Advan i6, Menjanjikan di Harga Rp1,5 Juta

2 days Ago

Advan i6 menawarkan performa cukup baik untuk perangkat di kelas harga terjangkau, yaitu Rp1,5 …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.