DJI Mavic Air Resmi Hadir di Indonesia. Harganya?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 07 Mar 2018 18:28 WIB
drone
DJI Mavic Air Resmi Hadir di Indonesia. Harganya?
DJI Mavic Air resmi meluncur di Indonesia

Jakarta: DJI resmi meluncurkan Mavic Air ke Indonesia. Untuk menyediakan Mavic Air di Indonesia, DJI bekerja sama dengan Erajaya sebagai distributor dan retailer. Di Indonesia, Mavic Air dihargai Rp12.799.000. Sementara Combo Mavic Air Fly More dihargai Rp15.999.000.

Dalam paket penjualan Mavic Air, Anda akan menemukan baterai, remote control, koper, dua pasang penahan baling-baling dan empat pasang baling-baling.

Sementara paket Combo dilengkapi dengan tiga baterai, remote kontrol, tas, dua pasang penahan baling-baling, enam pasang baling-baling, baterai untuk power bank dan pusat pengisian baterai. 



Mavic Air telah dapat dipesan sejak 23 Februari lalu sampai 11 Maret mendatang. Pada 16 Maret, drone terbaru DJI ini akan tersedia di pasar Indonesia. 

Hasan Aula, CEO Erajaya mengatakan, di Indonesia, pasar drone memiliki potensi. "Masyarakat Indonesia itu tertarik pada inovasi teknologi baru," katanya saat ditemui di Pullman, Central Park. Sebelum ini, Erajaya juga telah menjual Spark dan sambutan yang didapatkan oleh drone itu "luar biasa."

Secara global, DJI meluncurkan Mavic Air pada akhir Januari lalu. Sama seperti Mavic Pro, Mavic Air memiliki desain yang dapat dilipat. Namun, Mavic Air memiliki bobot yang lebih ringan. Jika dibandingkan dengan Mavic Pro, Mavic Air memiliki bobot 41 persen lebih ringat.

Dengan bobot 430 gram dan desain yang bisa dilipat, Mavic Pro dapat dengan mduah dimasukkan ke dalam tas atau bahkan kantong. 



Kamera Mavic Air bisa mengambil video dengan resolusi 4K pada 30 fps atau video dengan resolusi 1080p pada 120 fps. DJI menyebutkan bahwa Mavic Air dapat terbang selama 21 menit dengan kecepatan maksimal 68 kilometer per jam. 

Sama seperti drone DJI sebelumnya, Mavic Air dilengkapi dengan QuickShot. Sebelum ini, fitur ini hanya terdiri dari empat gerakan, yaitu Rocket, Dronie, Circle atau Helix. Kali ini, DJI menambahkan dua gerakan baru, yaitu Boomerang dan Asteroid. DJI juga telah memperbarui ActiveTrack Intelligent yang memungkinkan drone untuk melacak lebih dari satu obyek. 

Saat ditanya apa yang membedakan Mavic Air dengan drone lain, DJI Communication Director, Kevin On berkata, "Powerful. Tidak hanya dari sebagai pesawat, tapi juga dari segi kamera."

Selain itu, dia menyebutkan, kelebihan Mavic Air juga karena mudah untuk digunakan. "Ini penting karena kemudahan penggunaan akan memungkinkan orang lebih banyak untuk menggunakan drone ini."


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.