Samsung Galaxy S9 Meluncur Bersama DeX Pad

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 03 Jan 2018 20:11 WIB
samsung
Samsung Galaxy S9 Meluncur Bersama DeX Pad
DeX Pad akan diluncurkan bersamaan dengan Samsung Galaxy S9.

Jakarta: Bulan Desember lalu, smartphone unggulan terbaru Samsung, Galaxy S9, dikabarkan meluncur bersama dengan DeX Pad baru. Pelanggan dapat membeli aksesori dan ponsel cerdas tersebut secara terpisah.

Rumor terbaru menyebut bahwa Samsung mendaftarkan nama DeX Pad sebagai merek dagang di Eropa. Dokumen yang didaftarkan pada 29 Desember ini muncul di situs badan regulasi terkait tepat sebelum pengumuman resminya di ajang Mobile World Congress (MWC) pada bulan depan.

Berbeda dengan DeX Station, DeX Pad baru ini ditujukan sebagai alternatif touchpad. Perangkat ini juga dirumorkan akan berbekal kemampuan mengisi daya secara nirkabel, meski belum tersedia informasi yang menyebutnya membutuhkan konektivitas via kabel untuk dapat berkomunikasi dengan monitor.



Soal harga, Samsung diperkirakan akan menawarkan DeX Pad baru ini dengan harga lebih terjangkau dibandingkan dengan DeX Station. DeX Pad diprediksi akan meluncurkan dengan tawaran harga sebesar USD150 (Rp2,1 juta).

Sebelumnya, Samsung dilaporkan berencana menjual smartphone sebanyak mungkin pada tahun 2018, sebanyak yang telah dijualnya pada tahun 2017 lalu. Jumlah yang ditargetkan Samsung dilaporkan mencapai 320 juta unit ponsel.

Berdasarkan informasi dari Korea Selatan, Samsung menargetkan untuk menjual sebanyak 320 juta unit smartphone, 40 juta unit ponsel feature, 20 juta unit tablet, dan lima juta unit perangkat wearable selama tahun 2018.

Narasumber dari Korea Selatan menyebutkan bahwa produksi Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus akan dimulai sebentar lagi. Samsung akan memulai produksi Galaxy S9 segera setelah perayaan pergantian tahun telah selesai.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.