Makin Tinggi Resolusi Layar Smartphone Makin Bagus, Benarkah?

Riandanu Madi Utomo    •    Jumat, 03 Nov 2017 16:01 WIB
teknologigadget
Makin Tinggi Resolusi Layar Smartphone Makin Bagus, Benarkah?
Resolusi terlalu tinggi pada layar smartphone adalah percuma

Metrotvnews.com: Seiring dengan semakin ketatnya persaingan di pasar, para produsen smartphone semakin giat merilis teknologi dan fitur baru untuk menarik perhatian konsumen. Salah satu aspek yang semakin diperhatikan adalah layar.

Belakangan, produsen smartphone berlomba-lomba menghadirkan layar dengan resolusi dan kepadatan pixel yang tinggi. Namun, apakah layar resolusi tinggi bakal membuat gambar dapat tampil lebih baik di smartphone?

Sayangnya, jawabannya adalah tidak. Menurut ExtremeTech, penggunaan layar beresolusi tinggi justru banyak menimbulkan kerugian. Apa saja?

Pertama, semakin besar resolusi yang digunakan di layar smartphone, maka semakin banyak pixel yang dijejalkan ke dalamnya. Sayangnya, penggunaan pixel yang semakin banyak sudah pasti membuat konsumsi daya menjadi semakin besar. Itu artinya, baterai akan semakin boros di smartphone dengan resolusi layar lebih besar.

Kedua, peningkatan kualitas gambar yang disajikan di layar beresolusi tinggi tidak akan sangat tampak di mata manusia. Hal tersebut dikarenakan batasan mata manusia, yang terjadi akibat difraksi pada pupil mata. Ini membuat kualitas gambar akan terlihat serupa ketika ditampilkan di layar beresolusi tinggi dengan ukuran standar smartphone.

Ketiga, semakin tinggi resolusi artinya semakin banyak pixel membuat ruang untuk backlight semakin sempit secara fisik. Hal tersebut membuat layar smartphone beresolusi tinggi lebih redup dari layar smartphone yang resolusinya lebih rendah.

Itulah mengapa smartphone dengan layar resolusi tinggi harus memiliki backlight yang lebih terang, dan berdampak pada daya yang digunakan.

Lalu apakah ada solusinya?

Seharusnya para produsen smartphone mengembangkan teknologi layar yang memang dapat menghadirkan kualitas gambar lebih baik. Beberapa hal yang bisa ditingkatkan dari kualitas gambar di layar misalnya adalah peningkatan pada akurasi warna (bukan color gamut yang lebih lebar), peningkatan rasio kontras, atau peningkatan pada efisiensi penggunaan daya.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.