5 Tahun Lagi, Pekerja Rela Mundur Jika Kantornya Tidak Canggih

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 09 Oct 2017 19:47 WIB
teknologidell
5 Tahun Lagi, Pekerja Rela Mundur Jika Kantornya Tidak Canggih
Riset Dell menyebutkan bahwa para pekerja menginginkan sebuah smart office.

Metrotvnews.com, Jakarta: Riset Dell and Intel Future Workforce Study 2016 menyebutkan bahwa separuh pekerja (45 persen) di wilayah Asia Pasifik dan Jepang dalam 5 tahun ke depan ingin memiliki kantor yang canggih. Jika tidak, maka mereka rela meninggalkan pekerjaan mereka.

Smart office yang dimakud bukan hanya sebuah ruang kantor yang nyaman dan terhubung internet, tetapi juga mengadopsi perkembangan teknologi terkini yang bisa mendukung kinerja. Data lain dari riset ini menyebutkan bahwa 42 persen dari generasi milenial di wilayah tersebut rela resign jika kantornya tidak menerapkan smart office.

Riset Dell terkait smart office ditemukan 4 fakta penting alasan smart office harus segera diwujudkan jika sebuah perusahaan tidak ingin kehilangan pekerja terbaiknya. Pertama adalah smart office membuat pekerjanya lebih cerdas.

Isu bahwa kecerdasan buatan bisa menggeser peran manusia dalam pekerjaan memang kerap dikhawatirkan. Sebanyak 23 persen pekerja di wilayah Asia Pasifik dan Jepang mengakui hal tersebut, tetapi 21 persen lainnya justru mengatakan bahwa teknologi tersebut jika dipadukan dengan AR/VR (augmented reality/virtual reality) bisa memberikan nilai tambah bagi keterampilan pekerja.

Para pekerja mengharapkan kehadiran teknologi canggih di pekerjaan atau tempat kerja mereka bukan hanya meringankan pekerjaan tapi mendorong mereka untuk berkolaborasi sehingga memberikan keterampilan baru bagi pekerja.

Fakta kedua adalah smart office menghadirkan ekosistem yang bisa mengerti kebutuhan pekerjanya. IoT (Internet of Things) disebut sangat didambakan oleh sepertiga pekerja di wilayah Asia Pasifik dan Jepang.

Teknologi IoT dalam hal ini tidak hanya diimplementasikan untuk membuat pekerja bisa produktif dalam berbagai skenario, tetapi juga mengatur kondisi ruangannya. Misalnya, mengatur suhu ruangan dan segala konfigurasi untuk membuat ruang kerjanya nyaman.

Fakta ketiga masih berkaitan dengan fakta sebelumnya. Smart office membuat pekerjanya bisa bekerja dimana saja dan tanpa harus tiba di kantor. Kondisi ini juga tanpa sadar membuat pekerja bisa lebih produktif. Riset Dell menemukan data bahwa separuh perusahaan di kawasan Asia Pasifik dan Jepang ingin bisa menyediakan teknologi remote working demi pekerjanya. 

Mereka tidak bisa menghindari kondisi ini, sebab kini semakin banyak pekerja yang bisa bekerja dimana saja dengan perangkat apa saja. Menurut IDC, di Indonesia sudah ada 27 persen organisasi atau perusahaan yang menerapkan tren mobility atau gaya bekerja dengan memanfaatkan aplikasi mobile.

Fakta terakhir tentang smart office adalah perusahaan tersebut mampu menyediakan sistem keamanan yang selalu update, sehingga pekerja bisa bekerja tanpa takut terkena serangan siber. 


(MMI)

Huawei Nova 2i, Jawaban 4 Kamera di Kelas Menengah
Review Smartphone

Huawei Nova 2i, Jawaban 4 Kamera di Kelas Menengah

1 week Ago

Huawei Nova 2i dilengkapi dengan 4 kamera. Inilah ulasan lengkap performanya. 

BERITA LAINNYA
Video /