Badan Keamanan Nasional AS Kirim Pesan Rahasia via Twitter?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 12 Feb 2018 07:37 WIB
media sosialtwitter
Badan Keamanan Nasional AS Kirim Pesan Rahasia via Twitter?
NSA dikabarkan gunakan Twitter untuk kirim pesan rahasia. (Brooks Kraft LLC/Corbis via Getty Images)

Jakarta: Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA) menggunakan Twitter untuk mengirimkan "hampir selusin" pesan rahasia pada kontak Rusia mereka yang mengklaim memiliki data NSA yang tercuri oleh Shadow Brokers. 

Dikabarkan, NSA akan memberitahukan orang Rusia tersebut bahwa mereka akan membuat kicauan publik sebagai tanda bahwa mereka ingin menjalin hubungan atau untuk membuktikan bahwa mereka bersedia untuk berdiskusi lebih lanjut.

Menurut laporan Engadget, kicauan-kicauan itu dikirimkan sepanjang 2017. Sebagian dari kicauan itu terlihat seolah-olah NSA tengah mempromosikan dirinya sendiri, sementara sebagian yang lain merupakan dukungan pada peraturan yang mengizinkan NSA untuk memata-matai masyarakat.

Ada juga pesan yang disamarkan sebagai tweet tentang fakta sejarah, seperti perayaan paten telegraf yang ke-177. Tidak diketahui berapa perbandingan antara kicauan yang NSA buat sebagai pesan rahasia dan tweet biasa.

Sayangnya, komunikasi melalui media sosial ini tidak membuahkan hasil yang memuaskan. NSA membayar orang Rusia itu sebesar USD100 ribu (Rp1,4 miliar) dengan harapan mereka bisa mengambil kembali data yang tercuri Shadow Brokers.

NSA kemudian membatalkan perjanjian ini karena orang Rusia itu justru menunjukkan informasi yang diklaim menunjukkan hubungan Presiden Donald Trump dan koleganya dengan Rusia. 

Hanya sebagian informasi yang diberikan oleh sang informan Rusia yang bisa dibuktikan kebenarannya. NSA dikabarkan khawatir ini merupakan bagian dari rencana pemerintah Rusia untuk mengacaukan pemerintahan AS. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.