Ongkos Penarikan Galaxy Note 7 Capai Rp13 Triliun

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 06 Sep 2016 10:37 WIB
galaxy note 7
Ongkos Penarikan Galaxy Note 7 Capai Rp13 Triliun
Samsung akan kesulitan penuhi permintaan konsumen. (AP Photo / Andy Wong)

Metrotvnews.com: Penarikan Galaxy Note 7 secara massal akan menghabiskan ongkos yang tidak sedikit. Para analis memperkirakan bahwa total biaya dari penarikan tersebut adalah sekitar USD1 miliar (Rp13 triliun).

Meskipun hanya sedikit Galaxy Note 7 yang bermasalah, Samsung memutuskan untuk menarik semua Galaxy Note 7 yang telah dikirimkan dalam waktu 2 minggu terakhir.

Perkiraan dari Credit Suisse Group AG, Daishin Securities Co. dan Pelham Smithers Associates menyebutkan bahwa penarikan massal ini dapat memakan biaya hingga USD1 miliar.

Menurut Android Authority, per smartphone, ongkos penarikan kembali Galaxy Note 7 diperkirakan mencapai USD900 (Rp11,8 juta) ditambah dengan keuntungan yang seharusnya didapatkan oleh Samsung. Menurut Credit Suisse, Samsung diperkirakan mendapatkan keuntungan sebesar USD108 (Rp1,4 juta) per Galaxy Note 7 yang terjual.

Target penjualan Samsung di akhir tahun adalah sekitar 8-9 juta unit. Dengan begitu, Samsung akan mendapatkan keuntungan sekitar USD864 - 972 juta (Rp11 - 12,8 triliun). Jadi, penarikan kembali massal ini akan menghilangkan keuntungan yang Samsung harapkan dari Note 7 tahun ini.

Meskipun total biaya penarikan kembali ini terdengar sangat besar, tapi ia hanyalah 5 persen dari total perkirakaan pendapatan Samsung yaitu KRW23 triliun (Rp273 triliun) untuk tahun ini.

Namun, ongkos penarikan ulang bukanlah satu-satunya hal yang harus Samsung khawatirkan. Karena kini pengiriman Galaxy Note 7 juga terhambat, Samsung akan kehilangan keuntungan yang mereka dapatkan dengan meluncurkan Note 7 lebih cepat dari iPhone 7 dari Apple.

Bahkan jika Samsung berhasil menaikkan total produksi 20 persen, kecil kemungkinan Samsung akan berhasil memenuhi semua permintaan pelanggan dan menggantikan 2,5 juta unit yang telah ditarik. Hal ini berarti, akan ada keterbatasan suplai.

Jika Galaxy Note 7 gagal memenuhi target, maka bisnis baterai, layar dan semikonduktor Samsung juga akan terpengaruh karena ketiganya merupakan pemasok Note 7.

Anda yang terlanjur memesan Galaxy Note 7 berhak mendapatkan kompensasi.


(MMI)

Ini Cara Bedakan Galaxy Note 7 Lama dengan Versi Terbaru

Ini Cara Bedakan Galaxy Note 7 Lama dengan Versi Terbaru

2 days Ago

Melalui situs resminya, Samsung memberitahukan pihaknya telah memberikan tanda khusus untuk mem…

BERITA LAINNYA
Video /