ASUS ROG Zephyrus S Mendarat di Indonesia, Harganya?

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 06 Dec 2018 18:49 WIB
asushardware
ASUS ROG Zephyrus S Mendarat di Indonesia, Harganya?
ASUS ROG Zephyrus S GX531.

Jakarta: Kabar kehadiran ASUS ROG Zephyrus S GX531 memang sudah terdengar sejak ajang Computex 2018 bulan Agustus lalu. Hari ini laptop tersebut sudah resmi mendarat di Indonesia dengan informasi spesifikasi lengkap untuk dipasarkan.

ASUS ROG Zephyrus S GX531 masih melanjutkan tradisi laptop gaming tertipis di dunia, dengan spesifikasi sehebat mungkin di antara kompetitor yang juga ingin menciptakan laptop gaming tertipis.

DNA di ASUS ROG Zephyrus S GX531 sebetulnya masih menyerupai versi pendahulunya, dengan racikan spesifikasi yang berbeda. Layarnya masih hadir dengan ukuran 15,6 inci IPS FHD 1920x1080, bezel tipis dan refresh rate 144Hz dan response time 3ms.



Pihak ASUS menyebutkan bahwa ASUS ROG Zephyrus S GX531 kini hadir lebih tipis lagi dari dua generasi sebelumnya yaitu 15,75mm dan bobot 2,1kg. Namun dengan sistem pendingin yang masih sama unggul seperti generasi sebelumnya yaitu Active Aerodynamic System.

Sistem sekaligus desain ini memungkinkan bagian bawah laptop terbuka saat digunakan sehingga menjadi kaki sekaligus menyediakan ruang untuk aliran udara. Di dalamnya ada dua kipas 12V yang masing-masing memiliki 83 baling dan terhubung ke Quad Heatsink yang memiliki 250 sirip dan menggunakan lima heatpipe.

Tidak ketinggalan, perlu diketahui bahwa desain interior keyboard ASUS ROG Zephyrus S GX531 kembali mengadopsi model ASUS ROG Zephyrus generasi pertama, menempel ke bagian ujung bawah dan trackpad kembali ke sisi kanan yang bisa berfungsi sekaligus sebagai numpad.



Di dapur pacunya menggunakan Intel Core i7-8750, RAM 16GB DDR4 2666MHz dan memori internal berbasis PCIe SSD M.2 NVMe 512GB. Kartu grafisnya mengandalkan NVIDIA GeForce GTX 1060 6GB GDDR5.

ASUS membanderol laptop gaming tertipis di dunia dan spesifikasi "dewa" ini dengan harga Rp35.999.000, masih lebih murah dibandingkan dua generasi sebelumnya yang menyentuh Rp40-50 juta.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.