Merek Samsung Galaxy S10E Kembali Disebut

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 14 Jan 2019 09:34 WIB
samsung
Merek Samsung Galaxy S10E Kembali Disebut
Versi paling terjangkau dari lini Samsung Galaxy S10 dikabarkan akan mengusung nama Galaxy S10E.

Jakarta: Rumor sebelumnya menyebut bahwa perangkat unggulan terkecil Samsung akan mengusung nama Galaxy S10 Lite. Namun pada awal pekan lalu, salah satu peritel online mengindikasikan perangkat tersebut mengusung nama Galaxy S10E.

Informasi tersebut didukung oleh Evan Blass. Menurut rumor, Galaxy S10E akan diperkenalkan sebagai perangkat unggulan bermerek Samsung pertama yang didukung layar datar serupa Galaxy S7 keluaran tahun 2016.

Desain layar datar ini memungkinkan Samsung untuk memangkas biaya secara signifikan jika dibandingkan dengan model Galaxy S10 lebih premium. Samsung juga dikabarkan akan memasarkannya dengan harga sebesar USD700 (Rp), tanpa mengurangi performa.

Sementara itu, situs benchmark mengungkap informasi bahwa perangkat unggulan dengan harga terjangkau ini akan didukung oleh chipset karya Samsung, yaitu Exynos 9820, dan akan dipasarkan di sebagian besar pasar internasional.

Di Amerika Serikat dan Korea Selatan, Samsung Galaxy S10E akan dipasarkan dengan dukungan Qualcomm Snapdragon 855. Dengan demikian, chipset tersebut serupa dengan chipset pendukung Galaxy S10 dan S10+.

Menyoal fitur, Galaxy S10E diperkirakan akan berbekal setup kamera belakang ganda. Masih belum tersedia informasi detil terkait kameranya, namun rumor yang beredar menyebut bahwa salah satu kamera S10E merupakan lensa telefoto, serupa pada Galaxy Note 9.

Selain itu, Galaxy S10E juga akan berbekal baterai berkapasitas 3.100mAh, dan menggunakan sistem operasi Android 9.0 Pie dan antarmuka pengguna baru karya Samsung yaitu One UI. Perangkat ini juga dirumorkan akan berbekal sensor pemindai sidik jari di bagian sisi dan jack headphone 3,5mm.

Serupa Galaxy S10 dan Galaxy S10+, Samsung dikabarkan akan meluncurkan Galaxy S10E  pada tanggal 20 Februari mendatang, di San Fransisco dan London. Pemesanan akan segera dimulai setelah peluncuran, sedangkan pendistribusian dimulai sekitar tanggal 8 Maret mendatang.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.