ASUS Klaim Kuasai Pasar Laptop Gaming Indonesia

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 13 Nov 2018 15:22 WIB
asus
ASUS Klaim Kuasai Pasar Laptop Gaming Indonesia
Laptop gaming berlogo ASUS ROG.

Jakarta: Industri game yang semakin deras juga membuat pasar perangkat gaming salah satunya laptop gaming menjadi komoditas menjanjikan. Seluruh vendor laptop berlomba berebut hati konsumen dengan menyajikan produk terbaik.

ASUS mengklaim menjadi penguasa pangsa pasar laptop gaming di Indonesia. Merek ini memiliki sub-brand gaming populer ROG (Republic of Gamers). Hal ini diperkuat dari dukungan data dari pihak ASUS.

"Dari data GfK sampai kuartal ketiga kemarin, tepatnya di akhir bulan September 2018 lalu, penguasaan pasar ASUS untuk laptop gaming high end berbasis grafis terkuat itu mencapai 59,8 persen di Indonesia," ungkap Country Product Marketing Manager Galip Fu.

Galip menyebutkan bahwa belum banyak pihak yang menyadari ASUS sebetulnya sudah mendominasi pangsa pasar untuk segmen laptop gaming berbasis kartu grafis NVIDIA GTX, kartu grafis yang dianggap memiliki strata tinggi di laptop gaming.

"Dominasi lini notebook ROG berbasis Nvidia GTX merupakan bukti bahwa ASUS tetap menjadi pilihan utama di segmen tersebut," jelas Galip.

Melirik data dari ASUS dibandingkan kuartal kedua di tahun yang sama, tahun 2018, pangsa pasar laptop gaming berbasis NVIDIA GTX dari ASUS mengalami peningkatan besar dengan perolehan pangsa pasar sebesar 13,1persen.

Lebih detil lagi berdasarkan pembagian kelas NVIDIA GTX yang digunakan, per akhir kuartal ketiga atau di September 2018, market share ASUS untuk laptop gaming berbasis NVIDIA GeForce GTX1050 mencapai 48,4 persen. Adapun di segmen GeForce GTX1050Ti dan GeForce GTX1060, angkanya mencapai 73,7 dan 72,0 persen.

"Di segmen laptop gaming berbasis GeForce GTX1070, pangsa pasar ASUS di Indonesia memang masih belum besar. Ke depan, kita akan banyak menghadirkan varian laptop gaming yang diperkuat oleh GPU tersebut tambahnya.

Pada segmen laptop gaming teratas, mereka juga sudah menghadirkan dua buah laptop gaming tertipis Zephyrus M GM501 dan paling bertenaga yaitu ROG G703 dengan prosesor Intel Core i9.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.