Google Tingkatkan Kemampuan AI di Gboard untuk Android

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 14 Nov 2018 09:46 WIB
google
Google Tingkatkan Kemampuan AI di Gboard untuk Android
Google merilis update berisi peningkatan pemanfaatan AI lebih baik untuk Gboard versi Android.

Jakarta: Teknologi kecerdasan buatan (AI) dimanfaatkan dengan semakin baik oleh produsen smartphone. Semakin banyak perusahaan juga yang mencoba mengimplementasikan teknologi ini pada produk mereka, termasuk raksasa teknologi, Google.

Google baru saja mengumumkan bahwa salah satu aplikasi karyanya, yaitu Gboard, kini hadir dengan implementasi AI yang lebih baik. Pengguna Gboard kini dapat memanfaatkan peningkatan AI yang digulirkan Google, memungkinkan mereka untuk berbagi perasaan dalam bentuk GIF, emoji atau stiker dengan lebih mudah dan cepat.

Versi Android dari Gboard kini dapat memanfaatkan AI untuk memberikan saran GIF, emoji dan stiker kepada pengguna berdasarkan percakapan pengguna. Untuk dapat memanfaatkan fitur baru ini, pengguna dapat mengetuk ikon GIF yang muncul di sudut kiri atas pada aplikasi Gboard selama percakapan, seperti yang dilaporkan Phone Arena.

Setelah mengetuk ikon, pengguna akan disuguhkan sejumlah pilihan GIF, emoji, dan stiker yang diyakini aplikasi sesuai dengan percakapan dan dapat dibagikan pengguna kepada lawan bicara. Menurut Google, fitur ini baru mendukung percakapan dalam bahasa Inggris.

Namun Google berjanji tidak hanya untuk memperluas dukungan bahasa, juga tipe konten yang didukung oleh fitur ini di masa mendatang.

Sebelumnya, Google dikabarkan tengah mempersiapkan perangkat kelas menengah pada lini Pixel karyanya. Sementara itu, pada ajang Android Dev Summit, Google memberitahukan pengembang yang hadir bahwa dengan menambahkan Dark Mode pada aplikasi akan menghasilkan penghematan daya tahan baterai signifikan.


(ELL)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

1 week Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.