Akui Ingin Melakukan Penembakan Pada Siri, Remaja Ditangkap

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 04 Feb 2019 13:28 WIB
apple
Akui Ingin Melakukan Penembakan Pada Siri, Remaja Ditangkap
Apple Siri.

Jakarta: Kepolisian Indiana menangkap dua orang remaja setelah seorang remaja berumur 13 tahun memberitahu Siri bahwa dia akan melakukan penembakan di sebuah sekolah. 

Siri menjawab pernyataan itu dengan menyebutkan daftar sekolah di Valparaiso, tempat sang remaja tengah berlibur dari rumahnya di Chesterton, menurut laporan polisi. 

Bukan asisten digital buatan Apple yang melaporkan hal ini pada pihak berwajib. Sang remaja memamerkan screenshot video dari pembicaraannya dengan Siri di media sosial. Orang-orang yang melihat unggahan tersebut menghubungi polisi. Sang remaja ditangkap pada hari itu. 

Sementara remaja berumur 14 tahun yang menambahkan foto dari pistol ke unggahan remaja 13 tahun juga ditangkap, lapor Chicago Tribune

Remaja berumur 13 tahun ditangkap atas tuduhan intimidasi, tapi para penyelidik merasa, ancamannya tidak kredibel.

Dalam sebuah unggahan Facebook, polisi Valparaiso mengatakan bahwa mereka menemukan sang remaja tidak memiliki senjata dan mengunggah gambar screenshot percakapannya dengan Siri sebagai sebuah candaan. 

"Sang remaja tidak membuat ancaman langsung ke seseorang, sekolah, atau jaringan sekolah," tulis departemen kepolisian Valparaiso. Namun, mereka juga memeringatkan bahwa hal seperti ini mereka tanggapi dengan serius. 

Sementara itu, foto pistol yang diunggah oleh sang remaja 14 tahun ternyata diambil pada musim gugur dan kini dia tidak lagi memiliki akses ke pistol itu.

Dia mengaku bahwa dia memang mengambil foto dari pistol, tapi dia membantah dia ikut serta dalam membuat ancaman untuk melakukan penembakan di sekolah. 

Dua remaja itu ditahan di Porter County Juvenile Detention Center. Pemeriksaan akan diadakan untuk menentukan apakah mereka akan tetap ditahan. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.