Selama Ramadan, Warga Indonesia Suka Belanja Online Sambil Sahur

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Minggu, 17 Jun 2018 22:19 WIB
e-commerce
Selama Ramadan, Warga Indonesia Suka Belanja Online Sambil Sahur
Ilustrasi.

Jakarta: Selama bulan Ramadan, masyarakat Indonesia dan Malaysia -- dua negara dengan mayoritas penduduk beragam Islam -- memiliki kebiasaan untuk bangun pagi untuk sahur. Menariknya, ketika sahur, mereka juga berbelanja online

Menurut data iPrice, ada lonjakan trafik sebesar 350 persen di Indonesia dan 105 persen Malaysia pada pukul lima pagi. Tren ini sama dengan tren tahun lalu. Namun, lonjakan trafik di Indonesia lebih rendah jika dibandingkan dengan lonjakan tahun lalu, yang mencapai 400 persen.

Meskipun begitu, dari data dua juta pengunjung, iPrice menganggap bahwa ketertarikan konsumen Indonesia naik jika dibandingkan dengan tahun lalu. Selain peningkatan ketertarikan belanja saat sahur, ada penurunan trafik pada saat berbuka puasa.

Terjadi penurunan trafik sebesar 4 persen di Indonesia pada pukul 18.00 dan 9 persen di Malaysia pada pukul 19.00. Trafik kembail naik dan mencapai titik tertinggi pada pukul 22.00, setelah salat Tarawih. 

Sementara itu, berdasarkan data iPrice, Jakarta adalah kota yang masyarakatnya paling aktif dalam berbelanja online, diikuti oleh Surabaya, Yogyakarta, Medan, dan Makassar.

Ini menunjukkan bahwa masyarakat yang aktif berbelanja online tidak hanya ada di Pulau Jawa. Tampaknya, dengan semakin luasnya jaringan internet, ketertarikan masyakarat untuk berbelanja online juga naik. 

Dengan data Google Trends, iPrice menyebutkan bahwa 39 persen kata kunci terkait "promosi", "voucher" dan "diskon" terkait dengan promosi supermarket atau minimarket.

Menurut iPrice, ini menunjukkan tradisi masyarakat Indonesia untuk berbagi sembako dan menyiapkan kue menjelasn lebaran.

Sementara itu, 24 persen kata kunci merujuk pada promosi di marketplace online seperti "Lazada promo", "kode voucher Shopee", "diskon Tokopedia" dan "voucher Bukalapak".

Selain makanan, masyarakat indonesia juga tertarik untuk mencari promosi untuk baju lebaran. Sebanyak 19 persen kata kunci melibatkan promosi toko online terkait pakaian. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.