MediaTek Juga Unggulkan Kecerdasan Buatan

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 27 Sep 2018 17:55 WIB
mediatek
MediaTek Juga Unggulkan Kecerdasan Buatan
Chipset karya MediaTek juga didukung oleh teknologi AI sehingga memprosesan jadi lebih cepat.

Jakarta: Teknologi kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu teknologi yang tengah menjadi tren di industri teknologi saat ini, tidak terkecuali di industri smartphone. Tren ini turut didukung oleh kehadiran chipset dengan kemampuan AI.

MediaTek turut mendukung perkembangan AI ini dengan menghadirkan teknologi tersebut, termasuk pada Helio A22 dan P22. Pada chipset karyanya, MediaTek menghadirkan fitur Edge AI, memungkinkan proses komputasi menyuguhkan hasil secara lebih cepat.

"Kami menggunakan pendekatan AI berbeda. Edge AI menggunakan algoritma komputasi pemprosesan di dalam chipset, di perangkat. Jadi hasil bisa diperoleh hampir dengan segera dan pengguna tidak perlu menunggu," ujar Senior Manager Corporate Sales & Business Development Asia & Afrika MediaTek Sui Yen Pang.

Peng juga menyebut setiap produsen memiliki algoritma AI berbeda, yang menjadi rahasia dari masing-masing perusahaan.

Meskipun demikian, produk akhir dari algoritma tersebut umumnya, sama seperti untuk deteksi wajah pada menu kamera, yang juga difungsikan sebagai fitur keamanan Face ID.

Dilakukan secara lokal pada chipset menjadikan proses tidak hanya lebih cepat, juga mengurangi ketergantungan pada jaringan internet sehingga dapat dilakukan saat perangkat dalam kondisi offline.

Hal ini turut mengurangi risiko keamanan dan privasi akibat tidak perlu terkoneksi ke cloud untuk dapat menyelesaikan proses.

Kemampuan AI tersebut turut disebut sesuai dengan fokus MediaTek pada konsumsi daya dan multimedia, sebab memungkinkan chipset menggunakan daya baterai dengan lebih efisien.

Selain itu, AI pada chipset diklaim MediaTek memungkinkan kamera smartphone pengguna menghasilkan foto berefek bokeh baik, meski hanya mengusung kamera tunggal.

MediaTek juga menyebut fokus pada konsumsi daya yang juga didukung oleh kehadiran fitur Co-Pilot. Fitur ini bertugas untuk memastikan bahwa aktivitas yang dilakukan pengguna perangkat ditangani oleh core yang tepat.


(MMI)

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan
Review Mouse Gaming

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan

1 day Ago

Roccat Kone AIMO digolongkan sebagai mouse gaming premium dengan fitur yang sangat pantas dimil…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.