Makin Sedikit Remaja yang Gunakan Facebook

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 02 Jun 2018 11:20 WIB
youtubemedia sosialfacebookinstagramsnapchat
Makin Sedikit Remaja yang Gunakan Facebook
Ilustrasi.

Jakarta: Pew Research Center baru saja merilis sebuah studi terkait penggunaan media sosial di kalangan remaja. Dalam studi tersebut, terlihat bahwa media sosial favorit remaja mulai berubah. 

Dalam studi serupa yang dirilis pada 2015, Pew Research Center menemukan bahwa 71 persen remaja berumur 13-17 tahun menggunakan Facebook. Sementara sekitar 50 persen menggunakan Instagram dan 41 persen menggunakan Snapchat. 

Sekarang, hanya 51 persen remaja mengaku menggunakan Facebook. Tiga media sosial favorit remaja adalah YouTube, Instagram dan Snapchat.

Sekitar 85 persen remaja Amerika Serikat mengungkap bahwa mereka menggunakan YouTube, 72 persen menggunakan Instagram dan 68 persen menggunakan Snapchat, lapor Engadget

Sementara media sosial yang paling sering digunakan oleh para remaja adalah YouTube dan Snapchat. Keduanya merupakan media sosial favorit dari sekitar sepertiga responden.

15 persen mengatakan media sosial yang paling sering mereka akses adalah Instagram. Hanya 10 persen remaja mengatakan bahwa mereka paling sering membuka Facebook. 

"Penggunaan media sosial di kalangan remaja sedikit berbeda dari tiga tahun lalu," kata Research Associate, Monica Anderson, penulis utama dari studi ini. "Dulu, kebanyakan remaja menggunakan media sosial. Sekarang, kebiasaan mereka tidak terlalu fokus pada satu platform."

Terkait dampak dari media sosial, kebanyakan remaja merasa media sosial tidak memberikan dampak negatif atau positif.

Sebanyak 31 persen responden merasa media sosial memberikan dampak positif sementara 24 persen lainnya menganggap media sosial memberikan dampak negatif. Namun, sekitar 45 persen merasa media sosial tidak memiliki dampak baik atau buruk. 

Responden yang merasa diuntungkan oleh media sosial menyebutkan bahwa media sosial membantu mereka untuk terhubung dengan teman dan keluarga. Sementara responden yang menganggap media sosial berdampak buruk menyebutkan bullying dan penyebaran rumor sebagai efek negatif media sosial. 

Studi ini memiliki 1.058 orangtua sebagai responden dan 743 responden remaja. Studi diadakan mulai 7 Maret hingga 10 April tahun ini. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.