RHS Sekuritas Rilis Aplikasi untuk Membantu Trader

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 10 Oct 2017 17:11 WIB
teknologiaplikasi
RHS Sekuritas Rilis Aplikasi untuk Membantu Trader
Acara peluncuran RHS TradeSmart. (MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: RHB Sekuritas meluncurkan aplikasi RHB TradeSmart pada hari ini, Selasa (10/10/2017).

Ini merupakan aplikasi perdagangan saham yang sudah dilengkapi dengan Assisted Robo Optimization (ARO). Fungsinya adalah untuk memberikan informasi terkait pasar saham pada pengguna secara real-time sehingga pengguna bisa membuat keputusan soal transaksi dengan tepat. 

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor pasar modal Indonesia yang aktif hanya mencapai 600 ribu Single Investor Identification (SID). Jumlah ini sangat kecil jika dibandingkan dengan total penduduk Indonesia yang mencapai lebih dari 250 juta orang. Karena itulah BEI mengadakan program yang disebut "Yuk Nabung Saham."

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa, Alpino Kianjaya percaya, teknologi bisa membantu BEI dalam menjalankan program tersebut. "Jumlah nasabah yang melakukan transaksi di BEI sangat sedikit. Ini tidak akan bertambah jika tidak dibantu dengan online trading," ujar Alpino saat ditemui di Bursa Efek Jakarta, Selasa (10/10/2017).

"RHS TradeSmart memudahkan investor untuk melakukan transaksi, dimudahkan dengan adanya guide berupa sinyal kapan harus menjual, kapan harus membeli."



Thomas Nugroho, Head of E-broking, RHS Sekuritas Indonesia bercerita, pada awalnya, aplikasi RHS TradeSmart ini dibuat karena keinginan RHS untuk dapat memberikan informasi pada semua orang pada saat yang sama.

"Biasanya, informasi terbaik akan diberikan paling cepat pada nasabah premium," katanya. Menurutnya, hal ini bisa membuat para investor pemula merasa ditinggalkan. 

"Dari sana, tercipta ide. Bagaimana kalau ada platform tambahan untuk memberikan informasi pada semua orang pada saat yang sama, tidak membedakan apakah mereka orang berada atau orang yang baru belajar," ujar Thomas. 

Sementara Head of Retail Equity & Branch Coordinator, Soesilowati Asalim menjelaskan, di era globalisasi, perusahaan keuangan tidak bisa takut dengan kemajuan teknologi. Dia menganggap, keberadaan aplikasi seperti RHS TradeSmart dan ARO bukanlah ancaman untuk para sales.

"Malah justru saling menguatkan. Selain itu, di teknologi, tidak ada sentuhan manusia. Kita masih perlu manusia sebagai advisor. Jadi, teknologi dan manusia justru saling menguatkan," ujarnya. 

Thomas juga meyakinkan, keberadaan aplikasi dan ARO tidak akan membuat RHS Sekuritas mengurangi jumlah karyawannya. Alpino menambahkan, kesempatan di pasar saham ini masih sangat terbuka lebar, mengingat jumlah investor yang ada saat ini bahkan belum mencapai 1 juta orang.

"Masih perlu intervensi manusia untuk menjangkau investor. Masih dikasih human touch," katanya. 


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.