Google Assistant Masuk ke Lebih Banyak Perangkat Pintar

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 22 Dec 2017 13:25 WIB
google
Google Assistant Masuk ke Lebih Banyak Perangkat Pintar
Google mengumumkan rangkaian baru perangkat pihak ketiga yang telah terintegrasi dengan Google Assistant.

Jakarta: Penyebaran Google Assistant ke perangkat selain smartphone dan tablet mulai dilakukan beberapa waktu lalu. Hal tersebut didukung semakin banyak perusahaan yang meluncurkan produk peralatan rumah tangga cerdas.

Google mengumumkan Google Assistant kini telah terintegrasi dengan rangkaian baru perangkat pihak ketiga, memungkinkan pengguna untuk mengendalikan lampu, kamera, dan seluruh rumah melalui asisten digital.

Perangkat pertama yang kini telah terintegrasi dengan Google Assistant adalah bola lampu C karya GE. Integrasi tersebut berarti pengguna bola lampu tersebut akan dapat mengaktifkan dan menonaktifkan, atau meredupkan cahaya dari bola lampu di rumah dari ruangan berbeda.

Google Assistant dan ecobee atau Nest juga memungkinkan pengguna menyesuaikan suhu ruangan sesuai keinginan. Selain itu, perusahaan bernama Bond turut mengintegrasikan Google Assistant pada produk karya mereka.

Untuk produk pendukung aktivitas di dapur, Smarter dan Whirlpool juga telah menyesuaikan produk untuk mendukung integrasi Google Assistant. Penyesuaian tersebut memungkinkan pengguna untuk mengendalikan microwave dan oven dari ponsel.

Sementara itu, LG telah mengintegrasikan Google Assistant dengan sejumlah mesin cuci, pengering, penghisap debu dan pendingin udara. Logitech pun tidak ingin ketinggalan dalam mengintegrasikan asisten pribadi digital tersebut pada produknya.

Logitech menghadirkan integrasi Google Assistant pada Circle, sistem kamera yang memungkinkan pengguna mengawasi rumah saat sedang bepergian. Menurut Google, produk tersebut hanya sejumlah kecil dari produk yang baru diintegrasikan dengan Google Assistant.

Google menyebut terdapat banyak cara untuk mengendalikan kamera, lampu, thermostat dan peralatan rumah tangga lain dengan memanfaatkan Google Assistant. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.