Salip AS, Transaksi Hari Belanja Online Alibaba Capai Rp342 Triliun

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 13 Nov 2017 17:58 WIB
alibabae-commerce
Salip AS, Transaksi Hari Belanja Online Alibaba Capai Rp342 Triliun
Pantauan Alibaba pada angka transaksi yang berlangsung selama acara Global Shopping Festival yang dilaksanakan pada 11 November 2017.

Metrotvnews.com: Tiongkok berhasil mengalahkan Amerika Serikat dalam Hari Belanja Online.

Dikutip dari The Verge dan rilis pers yang dibagikan oleh Alibaba Group, tercatat Hari Belanja Online yang digelar pada tanggal 11 Novermber 2017 kemarin berhasil mencatat angka penjualan yang dianggap sebagai rekor terbaru.

Dalam ajang tahunan Alibaba yang diberi nama Singles Day atau 11.11 Global Shopping Festival, Alibaba berhasil memperoleh nilai transaksi atau penjualan sebesar USD25,3 miliar atau setara Rp342,8 triliun. Angka ini merupakan penaikan sebesar 39 persen dari event yang sama di tahun 2016.

Mereka menyebutkan, 90 persen transaksi sudah menggunakan layanan Alipay dan berasal dari gadget para konsumen. Tahun lalu, transaksi lewat layanan tersebut hanya mencapai 82 persen.

Ajang milik Alibaba ini pertama kali digelar pada tahun 2009 sebagai versi Tiongkok dari acara serupa asal Amerika Serikat yang diberi nama Black Friday dan Cyber Monday. Angka transaksi tahun ini yang dihasilkan Alibaba juga diklaim dua kali lipat dari angka transaksi Black Friday digabungkan dengan Cyber Monday di tahun 2016.

“Nilai USD25,3 miliar dalam satu hari transaksi bukan hanya menggambarkan hasil penjualan. Ini menggambarkan aspirasi untuk mendapatkan produk yang baik dari masyarakat Tiongkok, terlebih lagi ini juga menggambarkan bagaimana pelanggan dan mitra kami telah menerima dengan baik integrasi antara ritel online dan offline,” CEO Alibaba Group, kata Daniel Zhang.

Alibaba Group menyebutkan, kali ini ada 140.000 merek dan pelaku usaha yang berpartisipasi, di dalamnya ada 60.000 merek internasional. Ada 167 pelaku usaha yang pendapatannya lebih dari USD15,1 juta atau Rp205 miliar, 17 pelaku usaha mencapai pendapatan USD75,4 juta atau Rp1 triliun, dan 6 pelaku usaha mencapai USD150,9 juta atau Rp2 triliun.

Negara terbanyak yang menjual produk ke Tiongkok dalam ajang ini berasal dari Jepang, Amerika Serikat, Australia, Jerman dan  Korea Selatan. Selain itu, transaksi yang diterima Alibaba diketahui berasal dari 225 negara.


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.