Google akan Rombak Desain Android P?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 13 Feb 2018 08:12 WIB
androidgoogle
Google akan Rombak Desain Android P?
Android P dikabarkan akan bisa menyesuaikan diri dengan tonjolan kamera.

Jakarta: Saat ini, hanya 1,1 persen pengguna Android yang sudah menggunakan Android 8 Oreo. Itu tidak menghentikan Google untuk mengembangkan Android P.

Kini, telah beredar berbagai rumor tentang versi berikutnya dari sistem operasi mobile Google tersebut, lapor Bloomberg.

Salah satu tujuan utama Google dalam Android P adalah untuk "memperbaiki tampilan software" agar pengguna iPhone tertarik untuk mengganti ponsel mereka dengan Android.

Jika Google merombak desain Android, hal ini bisa membuat mereka tampil sebagai bintang tahun ini, mengingat Apple masih ingin fokus meningkatkan performa pada iOS 12. 

Google juga dilaporkan mendesain sistem operasi terbaru mereka agar dapat menyesuaikan diri dengan tonjolan kamera, seperti yang bisa ditemukan pada Essential Phone dan iPhone X. Alasannya adalah karena semakin banyak vendor smartphone yang menggunakan desain bezel tipis. 

Selain itu, Android P juga akan mendukung perangkat Android yang memiliki fitur unik seperti dua layar pada ZTE Axon M atau layar yang bisa dilipat, ponsel yang kabarnya tengah Samsung kembangkan. Tentu saja, Google juga berencana untuk menanamkan integrasi Assistant yang lebih baik ke Android. 

Google disebutkan mempertimbangkan untuk memberikan izin pada pengembang aplikasi pihak ketiga untuk mengintegrasikan Assistant langsung pada aplikasi buatan mereka. Selain itu, Assistant juga mungkin akan ditanamkan pada search bar pada layar Home ponsel. Namun, semua ini masih sekadar rumor. 

Berdasarkan strategi Google pada tahun-tahun yang telah lalu, Google mungkin akan mengumumkan Android P pada Maret. Ketika itu, mereka juga akan merilis pratinjau untuk para developer. Pada Google I/O yang diadakan pada Mei, Google akan memberikan informasi lebih lengkap tentang sistem operasi barunya. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.