Aplikasi Keyboard SwiftKey Didukung Lebih Banyak Bahasa

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 27 Nov 2017 16:17 WIB
microsoft
Aplikasi Keyboard SwiftKey Didukung Lebih Banyak Bahasa
SwiftKey kini mendukung prediksi lebih terpersonalisasi, dan mendukung lebih banyak bahasa.

Jakarta: Beberapa bulan lalu, Microsoft sebagai pengembang aplikasi keyboard SwiftKey menambahkan sejumlah fitur baru. Tidak hanya satu atau dua kali, beberapa waktu terakhir, pengembang aplikasi ini juga rajin menghadirkan perbaikan untuk keyboard tersebut.

Dalam update tersebut, Microsoft juga menghadirkan perbaikan terkait dengan aplikasi email milik Microsoft yaitu Outlook. Sementara untuk versi Android, SwiftKey akan menawarkan pengguna prediksi terpersonalisasi berbasis konten email Outlook.

Selain itu, Microsoft juga mengumumkan SwiftKey untuk Android versi terbaru tersebut kini juga mendukung delapan bahasa baru, yaitu Aceh, Kurpian, Kiribati, Nauruan, Kreole Jamaika, Persia Latin, Mingrelian dan Mizo.

Update tersebut juga menghadirkan perbaikan terhadap sejumlah bug, sehingga aplikasi diklaim mampu menghadirkan pengalaman penggunaan lebih baik. Update tersebut telah dapat diunduh oleh pengguna aplikasi versi Android melalui Google Play Store.

Sementara itu baru-baru ini, Microsoft menambahkan dukungan untuk Photo Themes, memungkinkan pengguna memakai gambar pribadi untuk menciptakan tema terpersonalisasi untuk keyboard SwiftKey mereka.

Sebelumnya, turut beredar video berdurasi singkat menampilkan smartphone Windows 10 Mobile dengan dukungan Surface Pen dari Surface Pro 4 generasi keempat. Hal ini dinilai turut mengindikasikan rencana Microsoft dalam menghadirkan Surface Phone, meski kandas sebelum terealisasikan.

Microsoft juga menggulirkan update untuk aplikasi browser Edge versi iOS dan Android, berisi perbaikan untuk permasalahan peningkatan suhu pada bodi ponsel akibat konsumsi daya baterai yang dinilai tinggi.


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.