Pantau Iklan, Facebook Rekrut 1.000 Pegawai

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 03 Oct 2017 08:15 WIB
facebook
Pantau Iklan, Facebook Rekrut 1.000 Pegawai
Facebook tengah berbenah setelah terbukti bahwa banyak konten yang terindikasi berafiliasi dengan Rusia

Metrotvnews.com: Gerah dengan tuduhan sebagai penyebab masuknya iklan dan akun yang berafiliasi dengan Rusia, Facebook berbenah diri dengan merekrut 1.000 pegawai baru khusus untuk memantau dan mengurus perizinan iklan di layanan media sosial terbesar di dunia miliknya.

Usai membuat laporan ada ratusan hingga ribuan iklan dan akun yang berafiliasi dengan Rusia untuk mengacaukan pemilihan presiden di negaranya, Facebook menyatakan bahwa mereka akan memperketat setiap iklan yang menggunakan layanannya, seperti yang dikutip dari Recode.

"Mengulas kembali iklan yang ada pada layanan kami tidak sekadar kontennya saja tetapi konteks yang dihadirkan dan ingin disampaikan kepada audiens. Jadi akan mengubah dengan memperketat sistem ulasan kepada setiap iklan," tulis perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan.

Facebook tidak hanya mengandalkan mesin yang menyaring setiap iklan, tetapi masih dibutuhkan tenaga manual untuk memantau pelanggaran kebijakan iklan kategori tertentu apalagi terkaiut isu politik. Meskipun begitu Facebook juga bersikeras akan mengembangkan mesin pintar yang dengan otomatis akan melaporkan setiap iklan yang terindikasi ujaran kebencian dan hal politik.

Tentu saja, hal ini akan sangat berpengaruh terhadap bisnis layanan Facebook yang menggantungkan penghasilan dari fitur berbayar termasuk iklan.

Secara tidak sadar, Facebook meraup keuntungan sebesar USD100 ribu dari iklan-iklan yang terindikasi berafilisasi dengan pihak Rusia. Pada minggu lalu, ada 3.000 iklan yang tenagh diinvestigasi oleh pihak keamanan dan pemerintah Amerika Serikat.

Saat ini, pendiri Facebook, Mark Zuckerberg benar-benar fokus dalam membersihkan konten tidak layak dari layanan buatannya.

Berdasarkan data dari Reuters, Facebook menyebutkan bahwa di akhir tahun 2016 jumlah pegawainya sudah mencapai 17.048 orang, dan dikabarkan pada bulan Mei lalu mereka akan merekrut 3.000 lagi untuk menghapus konten terkait kekerasan, pembunuhan, dan terutama kasus bunuh diri yang beberapa waktu lalu membanjiri media sosial tersebut.


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.