Fujitsu Pangkas Karyawan Besar-Besaran

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 17 Oct 2016 12:26 WIB
fujitsu
Fujitsu Pangkas Karyawan Besar-Besaran
Fujitsu akan melakukan pemangkasan pegawai di Jerman, menyusul keputusannya melakukan tindakan serupa di Inggris dan Finlandia.

Metrotvnews.com: Fujitsu akan melakukan pemangkasan pegawai besar-besaran untuk kantor perwakilannya di Jerman. Nikkei melaporkan, jumlah pegawai yang akan dipecat mencapai 400 hingga 500 pegawai.

Selain Jerman, Fujitsu juga dilaporkan akan melakukan pemangkasan karyawan di kantor perwakilannya di Inggris. Jumlah pegawai yang akan terkena dampak pemecatan ini mencapai 1.800 orang atau sekitar 18 persen dari keseluruhan pegawai Fujitsu di Inggris.

Fujitsu Jerman, yang didukung oleh 12 ribu pegawai, akan menentukan keputusan akhir terkait pengurangan pegawai setelah negosiasi dengan pegawai mencapai kesepakatan. Reuters menyebut divisi yang terkena dampak keputusan ini adalah divisi teknologi sistem operasi dan layanan pengembangan.

Sebelumnya, Fujitsu juga telah mengumumkan akan melakukan pengurangan pegawai di kantor perwakilannya di Finlandia. Dengan keputusan ini, Fujitsu telah merumahkan sebanyak 2.700 pegawai kantor perwakilannya di Inggris, Finlandia, dan Jerman.

Nikkei melaporkan, keputusan Fujitsu untuk mengurangi pegawainya bertujuan untuk mengurangi biaya yang harus dikeluarkan sehingga ia dapat meningkatkan kemampuannya dalam berkompetisi di pasar Eropa. Fujitsu memanfaatkan proses restrukturisasi tersebut untuk mengalihkan sumber daya ke bidang yang tengah bertumbuh, seperti Internet of Things.

Fujitsu juga berencana untuk menjaga skala bisnisnya sambil mengurangi pengeluaran dengan memindahkan segmen layanan konsumen dan pengembangan software ke negara dengan upah pegawai yang lebih rendah. Hal ini ditujukan untuk meningkatkan keuntungan bisnisnya di Eropa, yang berkontribusi sebesar 20 persen dari total penjualan secara keseluruhan.

Dari prediksi pendapatannya di tahun fiskal 2016, perusahaan asal Jepang ini diperkirakan akan menghabiskan biaya sebesar JPY45 miliar atau Rp5,6 triliun selama proses reformasi struktural ini. Sementara itu, informasi lain yang beredar menyebut Fujitsu tengah mempertimbangkan untuk menjual bisnis PC miliknya ke Lenovo.


(MMI)