Apple iPhone 5s Kehilangan Fitur Kesehatan Baterai di iOS 11.3

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 02 Apr 2018 09:28 WIB
apple
Apple iPhone 5s Kehilangan Fitur Kesehatan Baterai di iOS 11.3
Fitur kesehatan pada update iOS 11.3 yang digulirkan Apple untuk sejumlah iPhone karyanya tidak tersedia pada iPhone 5s.

Jakarta: Pada akhir tahun lalu, Apple mengakui telah melakukan perubahan pada CPU untuk sejumlah model iPhone. Perubahan ini berbekal baterai versi lama yang tidak menyediakan perangkat dengan daya cukup untuk melakukan sejumlah tugas.

Saat daya baterai tidak cukup, iPhone akan nonaktif mendadak, memaksa pengguna melakukan reboot ponsel. Apple menyertakan software yang diperlukan untuk mengatasi permasalahan tersebut pada iOS 10.2.1, namun tidak pernah memberitahukan pengguna hingga akhir Desember lalu.

Selain menawarkan program penggantian baterai senilai USD29 (Rp397.260) hingga akhir tahun ini, berkurang dari dari USD79 (Rp1,08 juta).

Apple juga menambahkan sejumlah peralatan tertentu pada iOS 11.3, memungkinkan pengguna iPhone untuk mengawasi kesehatan model perangkat mereka untuk memblokir Apple melakukan perubahan pada CPU ponsel, tanpa mempedulikan kondisi baterai.

Apple juga menawarkan alat ini untuk pengguna Apple iPhone 6 dan versi lebih baru, dan menyebut telah menyediakan hardware dan software pada ponsel keluaran 2017, seperti iPhone 8, iPhone 8 Plus dan iPhone X.

Alat ini diklaim menyediakan perkiraan lebih akurat untuk kebutuhan daya dan sistem managemen performa, memungkinkan iOS untuk mengantisipasi dan menghindari proses nonaktif mendadak.

Sayangnya meski menerima update iOS 11.3, iPhone model lama seperti iPhone 5s tidak menerima fitur terkait dengan kesehatan baterai. Hal ini karena Apple tidak mengumumkan secara resmi bahwa perusahaannya melakukan perubahan pada CPU di perangkat ini.

Apple menyebut bahwa permasalahan yang memaksa mereka memperlambat prosesor di dalam model iPhone versi lama pertama kali ditemukan di Apple iPhone 6.

Dengan demikian, meski iPhone 6 hanya terpaut satu tahun lebih lama dibandingkan dengan iPhone 5s, model lebih lama ini memiliki komponen berbeda dan baterai yang membekalinya dapat menghasilkan daya yang cukup untuk mendukung tugas rumit tanpa menyebabkan ponsel nonaktif.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.