Soal Kamera, Samsung Tekankan Mode Pro Kamera Galaxy Note 9

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 02 Oct 2018 10:51 WIB
samsung
Soal Kamera, Samsung Tekankan Mode Pro Kamera Galaxy Note 9
Mode Pro pada Samsung Galaxy Note 9 memungkinkan pengguna berkreasi selayaknya pada kamera DSLR.

Bintan: Samsung Galaxy Note 9 lebih dikenal masyarakat luas dengan keunggulan yang diusung S Pen generasi terbaru. Pena cerdas ini tidak hanya berfungsi sebagai alat input goresan di layar ponsel, tetapi juga sebagai remote kendali saat presentasi bahkan sebagai shutter jarak jauh.

Selain S Pen, Samsung Galaxy Note 9 turut didukung kemampuan kamera dengan bekal sejumlah mode, salah satunya adalah mode Pro. Mode ini memungkinkan pengguna berkreasi menghasilkan foto dengan kualitas setara dengan kamera DSLR.

Mode tersebut berbekal pengaturan seperti ISO, Aperture, Shutter, White Balance, filter dan fokus. Saat ingin memotret matahari tenggelam, pengguna dapat mengatur ISO pada angka kecil, bukaan aperture pada angka besar dan shutter pada angka kecil.



Fotografer Kay Moreno menyebut, pada kondisi pemotretan membelakangi cahaya atau backlight, sebaiknya pengguna menggunakan mode Auto dan tidak menggunakan mode Pro karena mode ini tidak bekali dengan mode HDR.

Sebagai contoh pada foto matahari tenggelam atau sunset, hasil foto akan lebih dramatis jika menggunakan fitur HDR.

Pada foto di kondisi pencahayaan minim, Kay menyarankan pengguna untuk mengatur ISO pada mode Pro di kamera Samsung Galaxy Note 9 di rentang 400, dengan aperture pada F/1.5 dan kecepatan shutter secepat 50 atau 40.



Pengaturan kamera secara manual tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk perekaman video. Namun pada perekaman video, pengguna perlu mengubah pengaturan tersebut saat kamera mode pro di fitur potret sebelum menekan tombol perekaman video.

Sebagai informasi, Samsung Galaxy Note 9 juga berbekal fitur Dual Aperture, memungkinkan kamera menangkap cahaya lebih banyak pada kondisi low light.

Selain itu, mode pro ponsel ini juga berbekal ISO tertinggi pada angka 800, sedangkan kecepatan shutter hingga 24.000 dan White Balance hingga 10.000 Kelvin.




(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.