Setiap iPhone X Punya Kecepatan Internet Berbeda-Beda

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 03 Dec 2017 17:35 WIB
apple
Setiap iPhone X Punya Kecepatan Internet Berbeda-Beda
Apple sudah menggunakan komponen modem di iPhone sejak seri iPhone 4.

Jakarta: Intel ingin iPhone X tidak boleh dijualdi Amerika Serikat, buntut dari perseteruan hak paten di antara kedua perusahaan tersebut.

Setidaknya ada 16 paten yang sudah diajukan oleh Qualcomm dalam tuntutannya ke Apple. Diketahui bahwa paten tersebut terkait kemampuan iPhone X yang hadir berkat komponen buatan Qualcomm.

Dilaporkan oleh CNET, ternyata iPhone X buatan Apple yang memiliki kualitas kecepatan koneksi internet yang berbeda-beda. Hal in disebabkan oleh komponen modem yang ditanamkan pada iPhone X tersebut.

iPhone X dengan  komponen modem yang dibuat oleh Qualcomm rupanya memiliki kualitas koneksi internet yang masih lebih cepat dalam kondisi sinyal yang buruk ketimbang iPhone X dengan modem Intel. Hasil ini ditemukan dari pengujian yang dilakukan oleh Cellular Insight.

Pengujian dilakukan pada jaringan LTE Band 4 yang dipergunakan oleh operator di Amerika Serikat. Pada kondisi sinyal sangat lemah, kurang dari -85 dBm, iPhone dengan modem LTE milik Qualcomm masih menunjukkan koneksi internet jauh lebih cepat ketimbang iPhone X dengan modem LTE buatan Intel.

Apple mulai menjual perangkat iPhone dengan dua jenis modem, Qualcomm dan Intel, sejak iPhone 7. Cellular Insights menyebutkan bahwa iPhone dengan modem Qualcomm selama ini memang jauh lebih baik berdasarkan pengamtan pada iPhone 4,5, dan 6 yang seluruhnya menggunakan modem Qualcomm.

Tidak mengherankan jika Qualcomm belakangan ini menyatakan ingin melarang Apple menjual iPhone X di Amerika Serikat. Besar kemungkinan yang dimaksud adalah iPhone X dengan komponen modem LTE buatan Qualcomm.


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.