ASUS Investasi Rp214 Miliar untuk Garap Tim Esport

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 08 Jan 2018 15:29 WIB
asusesport
ASUS Investasi Rp214 Miliar untuk Garap Tim Esport
ASUS ROG Masters adalah ajang kompetisi eSport taraf internasional yang diprakarsa oleh ASUS.

Jakarta: ASUS menanamkan investasi besar senilai USD16 juta atau setara Rp214 miliar di Tiongkok. Investasi ini disebutkan untuk membangun sebuah perusahaan sekaligus tim esport yang berada langsung di bawah ASUS.

Hal ini dilaporkan oleh DigiTimes, dijelaskan bahwa langkah ASUS kali ini merupakan bagian dari rencana perusahaan asal Taiwan tersebut memperkuat ekosistem industri game global dan bisnis mereka. 

Mengutip kabar lainnya dari The Esport Observer, tim esport yang diciptakan ASUS akan bernama Rogue Warriors, yang rencananya akan terbentuk di bulan Desember nanti, dan siap berlaga di ajang League of Legends Pro League yang digelar oleh Tencent.

Bahkan dalam wawancara dengan media lokal Yutang Sports, CEO ASUS Jerry Shen menuturkan ASUS tidak hanya akan berbisnis dengan menjual perangkat gaming,  tapi juga menciptakan ekosistem dan rantai industri esport mereka sendiri.

Rogue Warriors sendiri akan menjadi basis esport ASUS di Tiongkok. Besar kemungkinan ASUS akan melakukan hal yang sama di negara asalnya, yakni menciptakan team esport yang berada langsung di bawah naungannya.

ROG (Republic of Gamers) milik ASUS pun sudah menjalin kerja sama dengan 20 tim esport yang tersebar di seluruh dunia. Tidak ketinggalan ASUS juga menciptakan kompetisi esport sendiri dengan nama ROG Masters.

ASUS tengah mencoba menguasai pasar esport di Tiongkok, yang penggemarnya mencapai 72 juta di tahun ini, menurut Esport Observer mengutip data Newzoo. 

Berdasarkan laporan finansial tahunan ASUS, disebut pendapatan dari  pasar Tiongkok di tahun 2016 setara dengan 18 persen pendapatan total tahunan perusahaan tersebut sebesar USD14,5 miliar atau Rp194 triliun.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.