Bukan Samsung, Qualcomm Ingin TSMC Garap Snapdragon 855

Lufthi Anggraeni    •    Minggu, 24 Dec 2017 09:16 WIB
qualcomm
Bukan Samsung, Qualcomm Ingin TSMC Garap Snapdragon 855
Qualcomm dilaporkan lebih memilih TSMC untuk produksi Snapdragon 855 dibandingkan dengan Samsung.

Jakarta: Selama beberapa tahun terakhir, Samsung telah menjadi perusahaan yang memproduksi proesor mobile high-end rancangan Qualcomm. Prosesor tersebut termasuk Snapdragon 820, Snapdragon 821 dan Snapdragon 835.

Baru-baru ini, tersiar informasi yang menyebut terjadi pembahasan terkait pabrik yang akan mengambil alih tugas Samsung untuk memproduksi Snapdragon 845. Namun, posisi Samsung tersebut disebut belum tergantikan hingga Snapdragon 855 masuk proses produksi.

Sementara itu, memproduksi prosesor mobile Qualcomm juga bukan hal baru untuk TSMC. Sebelumnya, TSMC telah merakit Snapdragon 808 dan Snapdragon 810.

Akhir tahun 2018 mendatang, TSMC dilaporkan akan memulai produksi Snapdragon 855, dan chip modem yang belum dapat dispesifikasikan. Pengalihan tugas tersebut dilaporkan tidak akan berdampak negatif bagi Samsung.

Sebab, Samsung dirumorkan akan memproduksi prosesor untuk Apple, sebagai balasan kekalahannya terhadap TSMC terkait perakitan chipset A10 pada tahun 2016 lalu. Baik Samsung dan TSMC merupakan perusahaan yang bertugas memproduksi chipset Apple A9 pada 2015.

Alasan Qualcomm memilih TSMC untuk memproduksi Snapdragon 855 diperkirakan karena perusahaan asal Taiwan tersebut lebih unggul dari Samsung, terkait dengan node 7nm. Hal tersebut diprediksi lebih menyakinkan Qualcomm menyerahkan proses produksi Snapdragon 855 yang direncanakan menggunakan node 7nm.

Sebelumnya, serupa Snapdragon 835, Snapdragon 845 juga diproduksi dengan proses 10nm. Sementara itu, Samsung dan Xiaomi dilaporkan berencana membuat laptop dengan Snapdragon 835 sebagai prosesor pendukungnya.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.