Broadcom Tertarik Beli Qualcomm Rp1,078 Triliun?

Riandanu Madi Utomo    •    Sabtu, 04 Nov 2017 12:29 WIB
teknologi
Broadcom Tertarik Beli Qualcomm Rp1,078 Triliun?
Qualcomm merupakan salah satu pemain utama di bidang industri semikonduktor untuk perangkat mobile

Metrotvnews.com: Perusahaan semikonduktor Broadcom dilaporkan tertarik mengakuisisi Qualcomm.

Tidak tanggung-tanggung, nilai akuisisi yang ditawarkan dikatakan mencapai USD80 miliar atau sekitar Rp1,078 triliun. Menurut Business Insider, laporan ini membuat saham Qualcomm naik hingga 15 persen, sementara saham Broadcom naik 3 persen.

Saat ini Broadcom sedang dalam tahap diskusi dengan tim penasihat keuangannya. Broadcom sendiri memiliki valuasi pasar sebesar USD110 miliar (Rp1,483 triliun), dan baru saja mengumumkan akan memindahkan kantor pusatnya dari Amerika Serikat ke Singapura.

Qualcomm sendiri merupakan perusahaan yang selama ini getol dalam mengembangkan chipset untuk ponsel. Produk Snapdragon merupakan salah satu SoC yang paling diminati di pasar, dan sejauh ini memiliki penguasaan pasar paling besar.

Akuisisi Qualcomm oleh Broadcom tentu akan mengubah suasana industri semikonduktor terutama untuk pasar gadget dan smartphone. Tidak hanya itu, akuisisi tersebut juga bakal menjadi salah satu akuisisi dengan nilai terbesar sepanjang sejarah industri teknologi.

Jika dilakukan sebelum tahun 2018, akuisisi ini akan membuat pasar teknologi AS kembali bergairah. Pasalnya, selama tahun 2017 tidak ada catatan akuisisi yang nilainya sangat besar, berbeda jauh dengan tahun-tahun sebelumnya.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.