Facebook Bisa Kenali Pengguna yang Coba Bunuh Diri

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 28 Nov 2017 11:06 WIB
facebook
Facebook Bisa Kenali Pengguna yang Coba Bunuh Diri
Layanan media sosial Facebook beberapa kali kecolongan, penggunanya menayangkan aksi bunuh diri secara langsung di Facebook dan disaksikan banyak pengguna lainnya.

Jakarta: Beberapa tahun belakangan banyak pelaku bunuh diri yang mengunggah aksinya di media sosial. Jelas hal ini membuat media sosial menjadi tempat yang mengerikan sehingga banyak pengguna media sosial meminta respons cepat dari pada penyedia layanannya.

Dilaporkan oleh Engadget, Facebook merupakan salah satu media sosial yang sudah aktif memberikan respons atas masalah tersebut. Dikabarkan Facebook akan memperluas uji coba teknologi AI atau kecerdasan buatan yang bisa mendeteksi unggahan dari pengguna yang akan melakukan bunuh diri.

Di tengah perdebatan mengenai ancaman AI bagi manusia, Founder & CEO Facebook Mark Zuckerberg dalam unggahan di Facebook mengatakan bahwa ini merupakan bentuk positif dari pengembangan AI.

Jadi, teknologi AI Facebook akan mencari dan melaporkan unggahan pengguna media sosial yang terindikasi sedang mengalami depresi serta berkemungkinan besar akan melakukan bunuh diri dan menampilkan aksinya secara langsung di media sosial.

Dalam beberapa kasus, kecepatan laporan yang diterima Facebook dari pengguna media sosialnya terlambat dalam menyelematkan nyawa pelaku bunuh diri. Dengan teknologi ini bantuan yang datang akan lebih cepat merespon dan menyelamatkan nyawa pelaku.

Tidak hanya unggahan dalam bentuk teks atau foto tapi dalam waktu dekat Facebook mengatakan bahwa teknologi AI kali ini juga bisa menganalisa setiap video yang berkemungkinan adalah aksi bunuh diri.

"Teknologi Facebook akan memberikan peringatan pertama ke rekan terdekat dari pemilik akun Facebook tersebut. Saat ini baru dipergunakan di Amerika Serikat dan responnya sangat bagus," VP of Product Management Facebook Guy Rosen.

"Teknologi ini akan segera diterapkan pada layanan kami di seluruh belahan bumi, dalam waktu dekat Eropa akan menjadi yang kedua merasakan efek positif dari AI."


(MMI)

Honor 10, Saat Tampilan dan Fitur Premium Jadi Satu
Review Smartphone

Honor 10, Saat Tampilan dan Fitur Premium Jadi Satu

2 weeks Ago

Honor 10 menjadi smartphone flagship pertama Honor yang diboyong ke Indonesia.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.