Twitter Matikan Fitur Balasan untuk Pengguna yang Diblokir

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 17 Feb 2017 18:32 WIB
media sosialtwitter
Twitter Matikan Fitur Balasan untuk Pengguna yang Diblokir
Twitter kembali merilis perubahan pada platformnya guna mengurangi aktivitas pelecehan.

Metrotvnews.com: Twitter merilis perubahan pada platform-nya, sebagai kelanjutan dari upayanya mengurangi aktivitas pelecehan. Perubahan ini diumumkan Twitter berupa penonaktifan fitur notifikasi balasan kepada pengguna.

Penonaktifan notifikasi balasan ini hanya berlaku pada percakapan yang berlangsung dan dimulai oleh pengguna lain yang telah diblokir atau disenyapkan. Hal ini ditujukan untuk menghindari berlangsungnya percakapan yang berpotensi menyinggung.

Namun, penonaktifan ini tidak berlaku untuk akun pengguna lain yang juga memberikan balasan pada pesan tersebut dan diikuti oleh pengguna. Hal ini berbeda dari sistem yang diterapkan Twitter sebelumnya.

Menurut The Verge, pada sistem sebelumnya, target pelecehan tidak dapat melihat balasan pertama dari pengguna yang diblokir secara manual. Namun, pengguna dapat melihat respon untuk pesan pelaku pelecehan yang membubuhi penanda terkait percakapan yang berlangsung.

Secara keseluruhan, perubahan ini mengusung tujuan positif, namun fitur ini juga menyembunyikan pesan dukungan dari unggahan awal, kecuali pengguna mengikuti akun pemberi respon.

Fitur ini juga memungkinkan target pelecahan untuk mengetahui pengguna yang perlu diblokir atau mute dengan lebih mudah dan cepat.

Twitter juga menghadirkan sejumlah perubahan selama beberapa minggu terakhir sebagai bentuk perwujudan janjinya dalam menanggapi dan menindaklanjuti permasalahan pelecehan yang menjadi kekhawatiran global pada tahun ini.


(MMI)

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT
Review Game

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT

15 hours Ago

Dissida Final Fantasy NT merupakan game sekaligus fan service bagi penggemar dan pengikut setia…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.