Balon Google Bisa Awet di Satu Kawasan

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 17 Feb 2017 13:40 WIB
internetgoogle
Balon Google Bisa Awet di Satu Kawasan
Baloon proyek Loon. (REUTERS/Stephen Lam)

Metrotvnews.com: Ketika Google meluncurkan Project Loon beberapa tahun lalu, tujuan mereka adalah untuk menyediakan akses internet ke kawasan terpencil dengan bantuan sekumpulan balon yang akan terus mengitari Bumi. Ketika salah satu balon keluar dari satu kawasan, balon yang lain akan menggantikannya.

X Division Chief, Astro Teller, menjelaskan bahwa timnya belum lama ini menemukan cara untuk memastikan balon Loon tetap ada di satu tempat selama beberapa waktu. Kemungkinan, cara inilah yang akan Google gunakan untuk mengoperasikan layanan internet berbasis Loon di masa depan, lapor TechCrunch.

Itu berarti, Project Loon akan dapat beroperasi dengan jumlah balon yang tidak terlalu banyak dalam satu waktu. Menurut Teller, timnya berhasil menemukan algoritma yang sesuai secara hampir tidak sengaja.

"Pada awal 2016, tim melihat beberapa balon bertindak dengan sedikit aneh: menetap di satu kawasan dan bukannya segera terbang menjauh," tulis Teller dalam pengumumannya hari ini.

"Dalam keanehan itu, mereka melihat adanya kesempatan. Mereka menanyakan pada diri mereka pertanyaan yang sebelumnya tidak terpikirkan: bisakah algoritma kita membuat balon bertahan di satu tempat yang dekat dengan lokasi mereka?"

Menggunakan sistem baru ini, tim Loon berhasil membuat balon-balon pemancar internet ini menetap di langit Peru selama 3 bulan setelah peluncuran di Puerto Rico.

Saat proyek Loon dimulai, tim harus belajar tentang cara bagaimana membuat balon terbang mengelilingi bumi. Kemudian, mereka belajar cara mengendalikan balon-balon tersebut dan juga memprediksi angin di tempat balon beredar.

Mereka juga berhasil menemukan cara agar balon Loon memutari laut atau benua. Rute putaran balon lama-lama menjadi semakin kecil. Membiarkan balon menetap di kawasan sempit adalah kesimpulan dari eksperimen tim Loon. 

Namun, masih belum diketahui apakah Alphabet -- perusahaan induk Google -- memang akan menjadikan Loon sebagai layanan internet komersil. Jika mereka dapat menerbangkan balon dalam jumlah sedikit, itu akan menurunkan ongkos operasi. Sementara Alphabet adalah perusahaan yang fokus untuk mendapatkan keuntungan.


(MMI)

Video /