Beredar, Penampakan Terbaru Android O

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 19 May 2017 08:20 WIB
google
Beredar, Penampakan Terbaru Android O
Berikut sejumlah fitur yang akan mendukung sistem operasi mobile terbaru Google, yaitu Android O.

Metrotvnews.com: Pada ajang konferensi Google I/O 2017 lalu, Google mengumumkan sejumlah fitur dan fungsionalitas baru yang akan mendukung ekosistem Google pada akhir tahun ini. Salah satunya adalah sistem operasi mobile terbarunya, yatu Android O beta.

Android O beta dirilis beberapa saat setelah pengumuman yang disampaikan pembicara dari Google berlangsung. Sistem operasi ini juga telah tersedia untuk dicoba bagi pengembang yang berminat untuk mengeksplorasinya terlebih dahulu.

Sistem operasi versi beta tersebut berbekal sejumlah fitur baru seperti Picture in Picture dan Dots. Dots merupakan fungsionalitas baru intuitif yang memungkinkan pengguna mengeksplorasi dengan cepat notifikasi tertentuda dari setiap aplikasi.

Fitur lainnya termasuk kemudahan untuk mengakses ke widgets, dengan menekan ikon aplikasi selama beberapa saat. Mengetuk ikon centang pada bagian atas memungkinkan pengguna untuk mengakses widgets aplikasi dan menambahkannya ke home screen.

Ikon dengan huruf “i” akan muncul pada bagian kanan ikon centang , berfungsi untuk membuka panel informasi aplikasi. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengelola berbagai aspek dari aplikasi tersebut.

Google kembali mengubah desain Quick Settings, dengan menerapkan kombinasi warna abu-abu baru dengan ikon berwarna gelap dan berlatar belakang putih. Sebelumnya Google menggunakan kombinasi warna abu-abu gelap dan hijau kebiruan atau teal.

Fitur Night Light kini juga didukung oleh tuas geser untuk mengaktifkannya dan menyesuaikan intensitas cahayanya. Pengguna juga akan dapat memilih bentuk yang disedia Google, yaitu Squircle, Cylinder, atau Square.

Android O juga berbekal rangkaian emoji baru serta keyboard Gboard yang didukung oleh fitur transliterasi langsung. Fitur transliterasi langsung tersebut saat ini mendukung sejumlah bahasa, memungkinkan pengguna menerjemahkan secara otomatis ke bahasa Sanskrit, Bengali, Manipuri, Malayalam, Mathili dan sebagainya pada pesan teks dalam huruf Latin.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.