NASA dan Lockheed Martin Siapkan Sistim Habitat Luar Angkasa

Riandanu Madi Utomo    •    Senin, 24 Jul 2017 18:13 WIB
antariksa
NASA dan Lockheed Martin Siapkan Sistim Habitat Luar Angkasa
Sistem habitasi luar angkasa yang dibangun kali ini akan digunakan untuk membawa astronot ke Mars (foto: Lockeed Martin)

Metrotvnews.com: NASA akhirnya mengizinkan perusahaan aviasi Lockheed Martin untuk membangun purwarupa sistim habitat luar angkasa yang telah diajukan untuk program NextSTEP.

Dengan demikian, Lockheed Martin sudah mendapatkan lampu hijau untuk membuat purwarupa tersebut dalam waktu 18 bulan ke depan. Perlu diketahui bahwa purwarupa ini tidak akan ditempatkan di orbit Bumi, melainkan akan dibangun dalam fasilitas khusus di Kennedy Space Center milik NASA.

Untuk menghemat biaya pembuatannya, Lockheed Martin dan NASA tidak akan membangun sistim habitat tersebut dari awal. Mereka akan menggunakan bagian pesawat ulang-alik yang sudah tidak digunakan dan menyesuaikan desainnya dengan apa yang telah dirancang sejauh ini.

Menurut Futurism, NextSTEP merupakan sebuah proyek yang digagas NASA pada tahun 2016 silam. Proyek tersebut berambisi untuk membuat sebuah sistem habitasi manusia di luar angkasa yang bisa menyokong kehidupan dalam jangka waktu yang sangat lama.

Sistim habitat tersebut juga harus bisa digunakan tidak hanya di orbit rendah Bumi seperti ISS, tapi juga bisa digunakan untuk perjalanan antar planet. Rencananya sistem habitasi ini akan digunakan untuk membawa astronaut ke Mars.

"Merancang sistem habitasi di luar angkasa memang tidak mudah. Ada banyak tantangan yang harus dihadapi dan hal tersebut sama sekali berbeda dengan membangun rumah di permukaan Bumi. Untuk itulah diperlukan desain dan pandangan khusus agar fasilitas ini bisa berjalan seperti yang diharapkan," ujar NextSTEP Program Manager dari Lockheed Martin, Bill Pratt.

Lockheed Martin bukanlah satu-satunya perusahaan yang ikut berpartisipasi di proyek NextSTEP. Sebuah perusahaan bernama Nano Racks juga akan berpartisipasi dalam merancang modul utama untuk roket yang bakal membawa sistim habitat ini ke luar angkasa.


(MMI)

Video /