Palapa Ring Paket Barat Mulai Tanam Kabel Optik Bawah Laut

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Minggu, 06 Aug 2017 15:36 WIB
kominfointernet
Palapa Ring Paket Barat Mulai Tanam Kabel Optik Bawah Laut
Proyek Palapa Ring Paket Barat kini masuk tahap penggelaran kabel optik bawah laut.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pada bulan Juli 2016, financial close Palapa Ring Barat telah selesai dilaksanakan. Kini, PT Palapa Ring Barat sebagai Badan Usaha Pelaksana punya waktu 18 bulan untuk menyelesaikan pembangunan hingga siap beroperasi. 

Pembangunan Palapa Ring Paket Barat terdiri dari beberapa tahapan, yaitu proses akuisisi lahan, pekerjaan civil, mechanical dan electrical Network Operation Center (NOC) dan Beach Man Hole (BMH), penggelaran kabel serat optik darat, penggelaran kabel serat optik laut, instalasi perangkat aktif, dan Network Management System. 

Proses pembangunan di darat telah diselesaikan dan kini, proses penggelaran kabel serat optik bawah laut akan dimulai. Proses ini akan dibagi ke dalam 2 kelompok yang akan dikerjakan secara paralel. Penggelaran kabel optik bawah laut ini dianggap sebagai proses yang sangat penting, mengingat ia memakan biaya 70 persen dari total investasi. 



Batch pertama dari Palapa Ring Paket Barat memiliki panjang kabel sekitar 1.242 km. Batch ini terbagi menjadi beberapa segmen yaitu segmen Tanjung Bembam Batam – Tarempa (sepanjang 369 km); segmen Tarempa – Ranai (322 km); segmen Ranai – Singkawang (352 km); dan segmen Sekanah Daik Lingga – UQJ Bintan Tanjung Bembam (199 km).

Batch dua juga akan terbgai menjadi beberapa segmen yaitu segmen Batam – Karimun – Tebing Tinggi – Bengkalis – Siak serta segmen Daik Lingga – KualaTungkal. Proses peresmian penggelaran kabel optik bawah laut ini diresmikan oleh Menteri Komunikasn dan Informatika, Rudiantara di atas kapal Limin Venture. 

"Palapa Ring sendiri adalah program yang menghubungkan seluruh ibu kota kabupatan/kota dengan kabel optik terutama untuk daerah yang saat ini belum dijamah dengan Internet berkecepatan tinggi. Semua harus selesai di tahun 2019," kata Rudiantara.

"Untuk Palapa Ring Barat secara kontrak seharusnya selesai pada bulan Februari 2018, tadi saya bicara dengan Pelaksana Palapa Ring Barat yang akan didorong untuk selesai di akhir 2017, Insya Allah bisa."



Dia menjelaskan, sebagian kabel bawah laut akan ditanam dengan tujuan agar tidak rusak karena aktivitas kapal bersandar. Sebagian lain akan dibiarkan menggantung. Karena itu, ujarnya, dibutuhkan koordinasi dengan instansi terkait, yaitu Bakamla. 

"Kalau kabel optik ini menjangkau ke ibukota kabupaten, bagaimana di daerah yang sangat remote , hal ini akan dijangkau dengan satelit, sehingga berikutnya pembangunan dengan mengadakan High Throuput Satellite, satelit yang berbasis data atau Internet kecepatan tinggi sehingga akan lebih efisien untuk komunikasi dan akses internet masa depan," kata Rudiantara.

"Ini untuk memastikan 290 ribu sekolah, 10 ribu puskesmas, ada 74 ribu sampai 75 ribu desa yang semua kita harus hubungkan ke internet."


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.