Rilis Gear Sport, Samsung Tantang Apple dan Fitbit Sekaligus

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 31 Aug 2017 16:32 WIB
samsung
Rilis Gear Sport, Samsung Tantang Apple dan Fitbit Sekaligus
Samsung Gear Sport.

Metrotvnews.com: Sebelum IFA, Samsung meluncurkan wearable baru, yaitu Gear Sport. Smartwatch memiliki bodi tangguh dan berfungsi layaknya fitness tracker, tapi dengan desain yang lebih menarik.

Dengan peluncuran Gear Sport, Samsung tampaknya berusaha untuk bersaing dengan Apple di pasar smartwatch dan dengan Fitbit dalam pasar fitness tracker di saat bersamaan. 

Menurut Wired, Gear Sport memiliki desain yang paling menarik jika dibandingkan dengan fitness tracker lainnya, termasuk Fitbit Ionic. Gear Sport memiliki muka bulat dengan bezel bergerigi, membuatnya terlihat seperti Casio G-Shock.

Smartwatch ini menggunakan tali 20mm, jadi Anda bisa menyesuaikan tali yang Anda gunakan. Ia memiliki layar sentuh 1,2 inci. Melalui smartwatch ini, Anda bisa terhubung dengan Bixby atau mengendalikan perangkat smart home Anda. 

Selain itu, Gear Sport juga bisa melacak kegiatan olahraga, memainkan musik dan dilengkapi dengan  fitur pembayaran mobile. Ia memiliki ketebalan 11,6mm, yang cukup tebal tapi tidak terlalu tebal. Sebagai perbandingan, jam Rolex Daytona memiliki ketebalan 11,2mm.

Gear Sport memiliki bodi yang lebih ringan dan lebih ramping jika dibandingkan dengan Gear S3, yang merupakan salah satu smartwatch dengan desain terbaik yang bisa Anda beli saat ini. 

Salah satu keunikan Gear Sport adalah karena ia memiliki fungsi layaknya fitness tracker. Ia memiliki monitor detak jantung yang lebih baik, kemampuan untuk melacak aktivitas pengguna dan berbagai aplikasi dari Under Armour. Samsung juga membuat smartwatch ini menjadi tahan air, sehingga ia bisa melacak kegiatan berenang Anda dengan aplikasi Speedo. 

Samsung juga bekerja sama dengan Spotify sehingga Anda bisa mengunduh lagu-lagu ke perangkat yang memiliki memori sebesar 4GB. Ini merupakan salah satu kelebihan Gear Sport jika dibandingkan dengan Apple Watch.

Memang, jika dibandingkan dengan perangkat yang Fitbit luncurkan -- yang bisa melacak pernafasan dan konsumsi oksigen pengguna -- penawaran Samsung memang sedikit kurang lengkap, hanya saja, Gear Sport memiliki tampilan yang lebih menarik dari wearable milik Fitbit. 

Satu hal yang agak meragukan dari Gear Sport adalah sistim operasinya, yaitu Tizen. Sistem operasi buatan Samsung itu tidak memiliki aplikasi sebanyak Android Wear atau WatchOS milik Apple. Selain itu, karena menggunakan Tizen, Gear Sport tidak menggunakan Google Assistant sebagai asisten virtual, tapi Bixby, yang performanya masih kalah jika dibandingkan dengan Assistant. Namun, beberapa tahun belakangan, Samsung terus memperbaiki Tizen.

Sekarang, ada 3 jenis smartwatch yang menguasai pasar. Apple Watch masih menjadi yang paling sukses, Fitbit berusaha memenangkan orang-orang yang lebih tertarik dengan fitur fitness daripada desain sementara Samsung berusaha memberikan perangkat yang terlihat seperti jam tapi memiliki kemampuan layaknya fitness tracker


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.