Tidak Melulu Orang IT, Dokter Juga Bisa Bikin Startup

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 21 Apr 2017 13:10 WIB
startupdigitalnkri
Tidak Melulu Orang IT, Dokter Juga Bisa Bikin Startup
Bagas Adhimurda Marsudi.

Metrotvnews.com, Jakarta: Roo! adalah salah satu startup yang lolos hingga tahap Inkubasi dalam Gerakan Nasional 1000 Startup Digital. Salah satu pendirinya adalah Bagas Adhimurda Marsudi, seorang dokter.

Dalam startup, Bagas memiliki posisi sebagai seorang Hustler. Dia merupakan bukti bahwa ide untuk membuat startup tidak melulu harus dilatarbelakangi pendidikan IT. 

Roo! adalah platform yang berfungsi untuk membantu orangtua untuk memantau pertumbuhan anak. Selain itu, ia juga berfungsi untuk memudahkan orangtua untuk tahu kapan dan berapa kali anak harus diimunikasi. Bagas bercerita, ide dari Roo! berasal dari pengalaman pribadinya sebagai dokter.

"Saat saya praktek, banyak pasien yang saya tangani adalah anak-anak. Sering kali yang menjadi permasalahan adalah orangtua yang kurang memiliki sumber informasi kredibel mengenai masalah kesehatan anak," ujar Bagas.

"Para orangtua sudah berusaha mencari informasi melalui internet, tapi hasilnya justur menimbulkan ketakutan karena informasi yang didapat cenderung melebih-lebihkan."

Karena itulah, Roo! menyediakan artikel terkait kesehatan dan tumbuh kembang anak yang didapat langsung dari dokter. Ide untuk startup ini sendiri Bagas akui telah didapat sebelum dia mendaftar dalam Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Jakarta pada tahun lalu. Keputusannya untuk ikut serta didasari pada keinginannya untuk mengembangkan Roo! agar bisa digunakan lebih banyak orang.

Bagas menyebutkan, tidak hanya orang dengan latar belakang IT yang bisa membuat startup. Menurutnya, yang paling penting dalam membuat startup adalah menemukan masalah yang ingin dipecahkan dan mencari rekan yang memiliki visi yang sama. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.