Layanan Cloud dan Office Tumbuh, Pendapatan Microsoft Naik

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 24 Jul 2017 15:57 WIB
microsoft
Layanan Cloud dan Office Tumbuh, Pendapatan Microsoft Naik
Pendapatan Microsoft masih naik. (IBTimes UK)

Metrotvnews.com: Microsoft mendapatkan pendapatan sebesar USD23.3 miliar (Rp310 triliun) dalam kuartal fiskal terakhir, naik 13 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

LinkedIn memberikan kontribusi sebesar USD1.1 miliar (Rp14,6 triliun) pada Q4, naik USD125 ribu (Rp1,7 miliar) dari Q3, yang merupakan kuartal pertama kontribusi LinkedIn dilaporkan secara terpisah dari grup Produktivitas.

Sementara itu, pendapatan dari divisi gaming naik 3 persen. Tidak heran, mengingat penjualan Xbox tetap menguat setelah ajang E3, lapor The Verge. Pendapatan dari layanan cloud pada Q4 juga masih kuat, sesuai dengan tren sepanjang akhir tahun fiskal lalu. Pendapatan di kategori ini naik 15 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu. Alasannya adalah karena pertumbuhan Azure yang mencapai 97 persen. 

Satu hal yang menarik dari laporan keuangan Microsoft kali ini adalah segmen Office yang kini mendapatkan pendapatan lebih besar dari model berlangganan daripada model lisensi tradisional yang Microsoft gunakan. Meskipun secara keseluruhan pendapatan dari Office hanya naik 5 persen, ini merupakan bukti bahwa Microsoft berhasil melakukan transisi ke model bisnis baru yang lebih menguntungkan. 

Sayangnya, pendapatan dari Microsoft Surface turun 2 persen. Microsoft merasa, hal ini terjadi karena transisi masa hidup produk. Surface Laptop dan Surface Pro baru mereka, yang diluncurkan pada tanggal 2 Mei dan 25 Mei, baru mulai tersedia pada 15 Juni, yang berarti pada kuartal ini, keduanya tidak memiliki waktu lama untuk meningkatkan pendapatan divisi Surface.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.