Baidu Tuduh Pekerjanya Curi Teknologi Mobil Otonom

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 28 Dec 2017 14:30 WIB
teknologibaidu
Baidu Tuduh Pekerjanya Curi Teknologi Mobil Otonom
Mobil otonom buatan Baidu merupakan hasil kerja sama Baidu dengan 50 perusahaan teknologi termasuk Microsoft.

Jakarta: Pengembangan mobil otonom menjadi salah satu lahan baru bagi perusahaan raksasa internet. Misalnya, Baidu yang ikut mengembangkan mobil otonom tapi kali ini mereka mengalami hal yang sama seperti Waymo dan Uber.

Waymo dan Uber berseteru karena Uber dianggap melakukan spionase dan mencuri teknologi mobil otonom buatan waymo. Dilaporkan CNET, Baidu mengajukan tuntutan pada mantan stafnya karena mencuri ide dan teknologi mobil otonom yang dikembangkan.

Mantan kepala divisi pengembangan startup mobil otonom yang dipayungi Baidu, Wang Jing, dituduh Baidu sudah mencuri informasi penting terkait teknologi mobil otonom. Wang Jing juga dituduh akan mendirikan startup berbekal informasi yang dicuri dengan nama Jingchi Inc.

Baidu pun mengajukan tuntutan yang cukup besar atas tuduhannya, Baidu meminta ganti rugi sebesar USD76 juta setara Rp1 triliun. Selain itu Baidu ingin pengadilan menutup startup Jingchi Inc. karena tidak hanya mencuri teknologi, mereka juga diam-diam mempekerjakan pegawai Facebook dan Google.

Seperti yang diketahui, pengembangan mobil otonom di Tiongkok termasuk industri yang sangat dikembangkan sangat masih, apalagi Tiongkok juga termasuk pasar layanan ride sharing yang besar.

Baidu sendiri sudah bekerja sama dengan 50 perusahaan teknologi termasuk Microsoft untuk mengembangkan  mobil otonom dengan nama Apollo yang akan mulai melaju di jalanan pada tahun 2020.

Jingchi Inc. menjadi ancaman bagi Baidu karena posisi Jingchi saat ini sudah mendapatkan dukungan dana cukup banyak serta memiliki basis di Amerika Serikat. Jingchi Inc. disebut telah menerima investasi sebesar USD52 juta atau sekitar Rp700 miliar dari beberapa perusahaan termasuk NVIDIA.


(MMI)

Lenovo Thinkpad X1 Teranyar Muncul di CES 2018
CES 2018

Lenovo Thinkpad X1 Teranyar Muncul di CES 2018

2 days Ago

Lenovo perkenalkan keluarga baru ThinkPad X1 yang terdiri dari tiga jenis perangkat sekaligus d…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.