E-Chat, Aplikasi Chatting Terdesentralisasi Pertama

Gervin Nathaniel Purba    •    Selasa, 12 Dec 2017 08:49 WIB
review aplikasiaplikasi pilihan
E-Chat, Aplikasi <i>Chatting</i> Terdesentralisasi Pertama
(Foto:Shutterstock)

Jakarta: Teknologi perpesanan atau pesan singkat telah memasuki generasi baru dan memengaruhi segala sector kehidupan. Rata-rata pengguna smartphone membutuhkan minimal limaaplikasi perpesanan. Banyaknya aplikasi akan memakan banyak RAM yang membuat ponsel pintar tak berkerja optimal.

Kini, hadir aplikasi e-Chat yang merupakan aplikasi multifungsi, yaitu berupa kombinasi aplikasi perpesanan, crypto wallet, dan sosial media.

Fungsi Perpesanan

Aplikasi e-Chat memungkinkan pengguna untuk bertukar pesan atau melakukan komunikasi baik melalui teks, suara, maupun video. Dengan hadirnya beragam bentuk tukar pesan ini, membuat pengguna lebih mudah dan mendekatkan satu dengan lainnya.

Fungsi Sosial Media

Keunggulan lain dari e-Chat adalah adanya fungsi sosial media. Para pengguna dapat meng-upload status atau kegiatannya untuk dilihat pengguna lain. Status yang diunggah bias berupa foto atau video yang membuat laman e-Chat Anda semakin menarik.

Fungsi Crypto Wallet

Fungsi ini adalah fungsi yang tak biasa dalam aplikasi perpesanan. Dengan crypto wallet atau dompet crypto multicurrency, pengguna bias terhubung dengan bank sehingga dapat melakukan berbagai transaksi hanya dengan layanan perpesanan. Contohnya saja transfer, investasi virtual, danfiat currency all in one.

Pengembang e-Chat mengklaim fitur ini merupakan inovasi besar dalam aplikasi pesan. Pengembangan fitur ini juga dilatarbelakangi dari pasar cryptocurrency  yang  telah berkembang tujuh kali lipat dari senilai USD12 menjadi USD90 miliar tahun ini.

Data yang disiapkan e-Chat untuk layanan ini bersifat anonym dan user-friendly dengan tetap mengedepankan keamanan dan pertahanan terhadap risiko kejahatan siber.

Tersedia juga fitur unik e-Chat, yaitu Cryptolike. Dengan fitur ini para pengguna bias menyukai konten di media social dengan memakai nama anonim.

Fitur Crypto like ini biasa digunakan untuk menyukai video, post, atau foto secara anonim. Bahkan pengguna dapat memberikan crypto money mereka secara langsung kepada pemilik konten yang dikehendakinya.

Keamanan e-Chat Terjamin

Dibandingkan dengan aplikasi perpesanan lain, aplikasi e-Chat lebih aman. Biasanya pada aplikasi selain e-Chat, server dan data dikendalikan suatu organisasi. Alhasil aplikasi tersebut membatasi keamanan dan kebebasan para user.

Belum lagi regulasi pemerintah yang memungkinkan data dilihat oleh Negara selaku pemilik server. Oleh karena itu, jalan keluar dari masalah keamanan data tersebut adalah desentralisasi.

Sistem desentralisasi inilah yang digunakan oleh aplikasi perpesanan e-Chat untuk melindungi user mereka. Caranya dengan memanfaatkan teknologi IPFS, P2P, dan blockchain untuk aplikasi e-Chat.

Dengan kompletnya fitur yang dilengkapi dengan keamanan mumpuni tentu saja ini menjadi nilai plus untuk e-Chat. E-Chat memudahkan Anda serta membuat meringkas waktu saat hendak melakukan berbagai aktivitas di media sosial, perpesanan, bahkan crypto wallet.

Untuk info lebih lanjut kunjungi website e-Chat, atau segera download aplikasi ini di App Store dan Play Store. Hidup lebih mudah hanya dalam satu aplikasi.

 


(TRK)

Gandeng Google, Lenovo Ciptakan Smart Display untuk Rumah Pintar
CES 2018

Gandeng Google, Lenovo Ciptakan Smart Display untuk Rumah Pintar

1 day Ago

Lenovo Smart Display menghadirkan layanan asisten digital Google Assistant dalam bentuk layar s…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.