Samsung Galaxy S9/S9+ Jadi yang Pertama Adopsi Snapdragon 845?

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 11 Oct 2017 10:14 WIB
samsung
Samsung Galaxy S9/S9+ Jadi yang  Pertama Adopsi Snapdragon 845?
Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus dirumorkan akan menjadi perangkat pertama yang didukung chipset terbaru Qualcomm, Snapdragon 845.

Metrotvnews.com: Samsung Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus dirumorkan menjadi perangkat pertama yang akan didukung oleh chipset high-end terbaru Qualcomm Snapdragon 845. Rumor tersebut disampaikan jurnalis teknologi asal Rusia, Eldar Murtazin, melalui akun Twitternya.

Unggahan di Twitter Murtazin juga mengindikasikan bahwa model unggulan Samsung untuk tahun 2018 tersebut akan menjadi smartphone satu-satunya menggunakan chipset baru tersebut, selama periode waktu tertentu.

Hal ini serupa dengan peristiwa yang terjadi di awal tahun ini, saat Samsung membuat kesepakatan dengan Qualcomm. Samsung membeli seluruh chip Snapdragon 835 yang diproduksi kala itu, dan menggunakannya pada Galaxy S8 dan Galaxy S8 Plus.

Kesepakatan antara Samsung dan Qualcomm tersebut mengakibatkan LG harus menggunakan prosesor versi terdahulu, Snapdragon 821 pada LG G6 yang diluncurkan pada bulan Maret lalu. Penggunaan prosesor versi lebih lama tersebut dinilai Phone Arena menjadi penyebab dampak negatif pada penjualan perangkat.

Selain itu, Murtazin juga mengungkap pada tweetnya, bahwa Galaxy S9 akan diumumkan satu bulan lebih awal dibandingkan waktu pengumuman reguler Samsung. Umumnya, Samsung mengungkap model flagship barunya satu hari sebelum ajang MWC di Barcelona, Spanyol, dihelat pada akhir Februari atau awal Maret.

Unggahan Murtazin terkait waktu pengumuman Galaxy S9 satu bulan lebih awal jika dibandingkan tahun ini menimbulkan kebingungan. Kicauan Murtazin dapat mengindikasikan bahwa ponsel cerdas tersebut akan diumumkan sekitar 25 Februari, satu hari sebelum MWC 2018 dihelat.

Kemungkinan lainnya, tweet Murtazin juga mengindikasikan bahwa pengumuman Galaxy S9 akan dilaksanakan satu bulan dari sebelumnya, yaitu pada akhir Januari. Hingga saat ini, Samsung belum mengonfirmasi informasi tersebut.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.