Gradana Ingin Mudahkan Generasi Milenial Beli Rumah

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 20 Nov 2017 14:10 WIB
propertistartupfintech
Gradana Ingin Mudahkan Generasi Milenial Beli Rumah
Ilustrasi.

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia bukan satu-satunya negara yang berusaha memberikan kemudahan akses atas lembaga keuangan pada generasi milenial agar mereka bisa membeli properti.

Masalah ini dilihat sebagai peluang oleh Gradana.co.id. Mereka mencoba untuk memberikan solusi pada generasi muda yang baru membangun karirnya, tapi ingin bisa memiliki properti dengan menyediakan platform yang akan mempertemukan calon pembeli properti dengan pemberi pinjaman.

Komisaris Gradana Freenyan Liwang menyebutkan bahwa Gradana merupakan pendanaan properti online yang akan mempertemukan calon pembeli rumah dengan investor yang akan menyediakan dana tersebut.

Menurut pakar keuangan yang pernah menjadi Presiden Direktur Bank Sinarmas itu, melalui Gradana, pelanggan bisa melakukan cicilan uang muka hingga 36 kali. 

"Pasar properti sangat dinamis dan tumbuh dengan cepat. Apalagi dengan adanya segmentasi milenial yang ternyata memberikan angin segar baru bagi industri properti tanah air, jelas berpengaruh terhadap meningkatnya kebutuhan akan pendanaan residensial. Kami mencoba untuk menghadirkan solusi dengan menghadirkan platform digital ini," kata Liwang kepada Metrotvnews.com

Liwang menjelaskan, Gradana memiliki prinsip kerja yang sama dengan lembaga keuangan pada umumnya. Hanya saja, Gradana menggunakan konsep peer-to-peer lending yang akan mempertemukan peminjam dan pemberi dana secara langsung. Pada peminjam, Gradana memberikan kebebasan untuk menentukan orang yang akan mereka pinjami. 

"Tidak usah khawatir tentang keamanan dana yang telah dipinjamkan. Kami memberikan sistem pemantauan yang sistematis serta jaminan agunan properti," kata Liwang.

"Bagi investor sendiri, menanam dana di platform ini lebih menguntungkan daripada bunga deposito." Gradana sendiri mengaku telah terdaftar secara resmi di Kementerian Komunikasi dan Informatika dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.