SPBU Juga Jadi Target Serangan Siber

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 12 Mar 2018 11:55 WIB
cyber securitykaspersky
SPBU Juga Jadi Target Serangan Siber
Ilustrasi pom bensin.

Jakarta: Sebagian dari kita mungkin belum pernah terpikir bahwa SPBU bisa menjadi target serangan siber. Menurut perusahaan keamanan Kaspersky Lab, hal tersebut bisa terjadi.

Senior Security Researcher Kaspersky Lab Ido Naor dan Amihai Neiderman menemukan bahwa terdapat sebuah celah keamanan pada sistem teknologi serta manajemen di sebuah SPBU, dikutip dari CNET.

Mereka menemukan bahwa pelaku serangan siber bisa mengontrol harga bahan bakar yang dijual dari jauh, mencuri imformasi kartu kredit yang digunakan untuk pembayaran, termasuk mengatur sistem monitoring mesin pengisian bahan bakar.

Diketahui bahwa salah satu software buatan Orpak System yang digunakan oleh perusahaan pom bensin Gilbarco veeder-Root telah diimplementasikan di 35.000 SPBU yang artinya rentan serangan siber.

Buruknya lagi, panduan penggunaan software tersebut tersedia secara online sebelum kasus ini terkuak, sehingga siapapun termasuk penjahat siber bisa menemukannya di Google dan mempelajarinya.

Neiderman menyebutkan bahwa celah keamanan ini sama seperti skenario serangan siber yang dilancarkan ke perangkat ekosistem Internet of Things (IoT), namun dengan dampak yang lebih serius.

Setiap SPBU bisa saja diubah tekanan temperaturnya yang berakibat ribuan pom bensin bisa meledak tanpa alasan yang jelas. Neiderman dan Naor mengaku sudah mencoba menghubungi penyedia software di tahun 2017, namun diacuhkan.

Keduanya mengaku sistem software tersebut bisa saja aman selama mendapatkan pembaruan atau update. Setelah ditelusuri ternyata software tersebut sudah hampir satu dekade tidak mendapatkan pembaruan.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.