Netflix Mulai Dukung Picture-in-Picture di Android Oreo

Lufthi Anggraeni    •    Minggu, 29 Oct 2017 10:43 WIB
google
Netflix Mulai Dukung Picture-in-Picture di Android Oreo
Google dilaporkan tengah menguji dukungan fitur PiP untuk aplikasi Netflix pada Android 8.1 Oreo.

Metrotvnews.com: Fitur Picture-in-Picture (PiP) menjadi salah satu fitur paling diantisipasi di sistem operasi mobile Android 8.0 Oreo. Dengan memanfaatkan fitur ini, pengguna dapat menonton video yang melayang di layar sambil melakukan hal lain pada perangkat.

Pengguna juga dapat memindahkan posisi tampilan video ke area sudut pada layar perangkat. Saat ini, fitur ini dapat dimanfaatkan di sejumlah aplikasi Google seperti YouTube, Maps, Chrome dalam mode layar penuh, dan Duo. Sementara itu, Google dilaporkan tengah menguji fitur PiP yang tersedia di Android 8.1 beta pada aplikasi lain.

Aplikasi tersebut adalah layanan streaming video Netflix, yang akan dapat hadir dengan memanfaatkan fitur PiP ini setelah sistem operasi Android 8.1 terpasang pada perangkat. Penerapan fitur baru tersebut pada aplikasi Netflix diklaim Google tergolong mudah.

Pengguna hanya perlu mengetuk tombol Home untuk menampilkan layar dalam ukuran kecil, saat video mutar diputar. Melakukan hal tersebut akan memungkinkan pengguna untuk melakukan aktivitas lain sembari menyaksikan serial TV atau film kesukaan dari Netflix.

Namun, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, dukungan fitur PiP untuk aplikasi Netflix belum dapat dinikmati sebelum Android 8.1 terpasang di perangkat. Hal ini mengindikasikan bahwa pengguna masih harus menunggu hingga beberapa minggu hingga bulan mendatang untuk dapat memanfaatkan fitur tersebut.

Sementara itu, Google terus berusaha memerangi berita palsu, dan bekerja sama dengan International Fact-Checking Network (IFCN), organisasi netral di bawah The Poynter Institute yang merupakan penasehat akan keakuratan berita pada artikel online di dunia, dalam 3 cara.

Ketiga cara tersebut yaitu dengan memperbanyak pihak yang bisa memastikan kebenaran sebuah fakta di dunia, menyebarkan prinsip pemeriksaan fakta IFCN ke kawasan baru, serta menawarkan alat untuk memeriksa kebenaran sebuah fakta.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.