Pemerintah Tiongkok Pantau Aktivitas Internet Militer

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 24 Nov 2017 18:11 WIB
teknologicyber security
Pemerintah Tiongkok Pantau Aktivitas Internet Militer
Meskipun menjadi besar beberapa tahun belakangan berkat internet tapi Tiongkok masih menerapkan pemantauan terhadap isi internet termasuk aktifitas warga negaranya di dunia maya.

Jakarta: Jika beberapa waktu lalu tentara Rusia dilarang melakukan selfie dalam tugas, kini tentara Tiongkok yang aktivitas di dunia internet akan dipantau oleh pemerintahnya demi keamanan negara.

Dilaporkan Business Insider bahwa pemerintah Tiongkok sudah membuat sebuah situs khusus bagi warga sipil untuk membuat laporan atau berita terkait dokumen serta berita palsu yang terkait militer Tiongkok.

Meskipun kebijakan baru ini sebetulnya tidak mengherankan, langkah Tiongkok kali ini menjadi bukti mereka ingin memantau aktifitas internet di negaranya, baik bisnis digital, warga sipil, dan dan kalangan militer.

Siapapun juga bisa membuat aduan terkait aktivitas personil militer yang akan membahayakan kerahasiaan militer Tiongkok. Bahkan menurut media lokal di negara tersebut sudah disiapkan sebuah software yang bisa mencari dan mendeteksi personil militer Tiongkok yang membuat unggan berisi informasi rahasia di internet.

Tidak berhenti disitu saja, setiap konten yang bersinggungan dengan Partai Komunis Tiongkok juga akan diburu. Banyak pihak di luar Tiongkok beranggapan hal ini berkaitan dengan pernyataan Presiden Tiongkok Xi Jinping yang ingin memperkuat pertahanan siber negaranya.

Larangan penggunaan media sosial di kalangan personil militer Tiongkok sudah dicabut sejak tahun 2016, namun mereka diingatkan untuk menggunakan layanan yang terenkripsi. 

Tahun lalu Reuters melaporkan ada seorang staf IT di pemerintahan Tiongkok yang divonis hukuman mati karena menjual dokumen penting pemerintah Tiongkok ke mata-mata negara lain. Pihak Tiongkok mengakui setelah mencurigai jumlah perjalanan luar negeri dan kekayaan orang tersebut yang tidak jelas.


(MMI)

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT
Review Game

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT

1 day Ago

Dissida Final Fantasy NT merupakan game sekaligus fan service bagi penggemar dan pengikut setia…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.