CORSAIR Obsidian 500D, Casing Tower untuk Pamer Jeroan PC

Cahyandaru Kuncorojati    •    Sabtu, 24 Feb 2018 13:52 WIB
hardwarecorsair
CORSAIR Obsidian 500D, Casing Tower untuk Pamer Jeroan PC
Casing PC CORSAIR Obsidian 500D.

Jakarta: CORSAIR baru saja merilis produk mid-tower chassis bernama Obsidian 500D. Obsidian 500D memiliki tampilan sama seperti Obsidian, yang merupakan jenis bebatuan yang memiliki warnah hitam berkilau.

Hal paling menarik yang ditawarkan oleh casing ini adalah cover di kedua sisinya yang bisa dibuka layakanya daun pintu, alas tanpa baut. Jadi memudahkan pemasangan komponen di dalamnya. Kedua cover tersebut terbuat dari panel kaca tempered glass.



Penggunaan panel kaca tersebut memungkinkan penggunanya memamerkan jeroan PC di dalamnya yang bisa dihiasi dengan lampu LED RGB sehingga memanjakan mata penggunanya. CORSAIR juga telah merancang jalur kabel khusus di dalamnya, sehingga penataan kabel di dalamnya terlihat rapi dari luar.

Mengingat kini banyak sekali kipas pendingin yang menanamkan fitur LED RGB, CORSAIR 500D juga menyediakan slot untuk penggunanya memasang enam buah kipas pendingin sekaligus dengan ukuran 120 mm.

Enam buah kipas pendingan tersebut dibagi menjadi beberapa posisi, tiga di depan, dua di atas, dan satu lagi dibelakang seperti posisi kipas pendingin umumnya. Seluruh kipas pendingin tersebut menggunakan removable tray yang memudahkan pemasangannya dari pada model push-pin atau menggunakan baut.



Apabila Anda lebih memilih menggunakan liquid cooler maka CORSAIR 500D juga menyediakan ruang untuk liquid cooler diameter 360 mm di bagian depan, 280 mm di bagian atas, dan 120 mm di bagian belakang. CORSAIR sendiri sudah menyediakan dua kipas bawan SP102 di dalamnya.

Untuk motherboard yang bisa dipasang, CORSAIR Obsidian 500D mampu menampung motherboard hingga jenis ukuran E-ATX. Sebagai tambahan, Obsidian 500D hadir dengan 5 slot untuk pemasangan komponen memori, dua untuk 3,5inci HDD dan dua untuk 2,5 inci SSD.



Pada konektivitasnya, casing ini menyediakan dua port USB 3.1, satu port USB 3.1 Type-C dan dua lubang audo jack di bagian atas depannya.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.